CAHAYASIANG.ID, Jakarta – Ketua Departemen Komunikasi dan Informatika DPP Partai Demokrat KLB Deli Serdang, Saiful Huda Ems berpendapat Peta Dan Dinamika Politik Nasional Segera Berubah.

“Mungkin ini merupakan tanda-tanda alam, PK yang diajukan oleh DPP Partai Demokrat KLB nyaris bersamaan dengan keluarnya Anas Urbaningrum dari pengasingan panjangnya,” ujarnya, hari Minggu (16/4) kemarin, yang diterima Senin (17/4/2023) hari ini.
Dirinya mengatakan ini tentunya yang membuat Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono, jadi kelabakan, seakan stres dan selalu bicara tidak berdasarkan data dan fakta.
“SBY Sang Pelopor Pembegalan Partai Demokrat yang dahulu ketika masih menjadi penguasa nasional sangat terkenal karena perilaku oteriternya,” ungkapnya.
Sambung Saiful Huda Em, banyak tokoh-tokoh besar yang dikriminalisasi dan dipisahkan dari institusi serta loyalis-loyalisnya di partainya, semacam Antasari Azhar, Anas Urbaningrum dan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).
“Kini seperti tambah linglung hingga membiarkan putranya bersama jajaran pengurus partainya selalu melontarkan kata-kata yang tidak pantas di ruang-ruang publik, terbuka,” ledeknya.
Menurutnya, Partai Demokrat KLB pun bereaksi dengan membongkar berbagai keburukan tirani CIKEAS yang menjadi penyebab rusaknya Partai Demokrat.
“Sedangkan, di sisi lainnya Anas Urbaningrum mulai tampil lagi ke publik untuk membongkar kejahatan Tirani CIKEAS yang menyebabkan dirinya menjadi pesakitan dipengasingan yang panjang,” jelasnya.
Lanjut Dia, Tentu saja kedua kondisi tersebut menjadikan CIKEAS sebagai musuh bersama.
“Dan inilah yang sepertinya lebih menunjukkan kemiripan sebagai tanda-tanda hukum alam,” bebernya.
Saiful Huda Ems juga berkata, Tuhan telah mengingatkan, bahwa semua kebaikan yang dilakukan hari ini akan menjadi penyelamat kelak di hari kemudian, dan sebaliknya setiap kejahatan yang dilakukan hari ini, Dia akan datang kembali sebagai penghukum yang adil. Orang sering menyebutnya sebagai hukum Tabur Tuai.
Saiful Huda Ems meyakini, kini SBY dan Tiraninya, diyakini sedang menjalani permulaan dari apa yang dia perbuat selama ini.
“Kejahatan-kejahatan hukum sosial dan politiknya yang dilakukan di masa-masa lalu dan di akhir-akhir ini seakan terus menghantui dirinya, pagi, siang dan malam,” pungkasnya.
Dia pun kembali mengingatkan, Makanya, kemudian SBY dan Tiraninya selalu dilanda Tsunami Kepanikan yang tiada henti-hentinya, sampai PK diajukan oleh DPP Partai Demokrat KLB pun ditanggapi secara berlebihan olehnya melalui anak dan para penyembahnya.
“Namun sepertinya, PK dan keluarnya Anas Urbaningrum itu memang pantas untuk membuat tulang-tulang Trio Cikeas dan penopang tiraninya gemetaran,” pukasnya.
Betapa tidak, sembari membuka jalan pikiran publik Saiful Huda Ems memberikan pesan, jika saja PK ini nantinya dikabulkan alias menang di Mahkamah Agung, maka kekuasaan Trio Cikeas di Partai Demokrat akan langsung ambruk.
“Disusul kemudian, dengan bangkitnya kembali pergerakan politik Anas bersama ribuan loyalisnya yang sudah lama dipaksa meninggalkan kepengurusan Partai Demokrat oleh SBY, dan yang kembali akan melakukan perlawanan politik pada SBY,” katanya.
Saiful Huda Ems menegaskan, Olehnya, mau tidak mau, suka tidak suka, percaya atau tidak percaya, Peta dan Dinamika Politik Nasional akan segera berubah total ! Koalisi-koalisi partai terlebih yang selama ini masih mencair akan dikocok ulang.
“Lalu SBY, AHY dan Ibas hanya akan jadi penonton pertarungan politik nasional ke depan dengan perasaan was-was, Jangankan turut jadi kontestan Pemilu, tidak diburu KPK saja akan dirasakannya sebagai kegembiraan yang mengharu biru,” tutupnya. (*Dego)






