CAHAYASIANG.ID, Sangihe – Upaya pencarian yang dilakukan Polsek Kendahe bersama masyarakat Kampung Talawid membuahkan hasil. Seorang lelaki bernama Rusli Katiandago, yang sebelumnya diduga hilang saat melaut, akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat pada Jumat (26/12/2025).
Korban diketahui turun melaut sejak Kamis (25/12/2025) sekitar pukul 17.00 Wita menggunakan perahu dayung. Hingga keesokan harinya, korban tak kunjung kembali, sehingga pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kendahe.
Laporan pertama diterima oleh anggota jaga Polsek Kendahe, Aipda Sahlan Lumiu, pada Jumat (26/12/2025) pukul 11.00 Wita dari Fatmawati Katiandago, adik kandung korban, warga Kampung Talawid.
Berdasarkan keterangan saksi, Rusli Katiandago diketahui mengalami gangguan jiwa berupa depresi.
Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 15.00 Wita Polsek Kendahe langsung melakukan pencarian. Tim dipimpin oleh Kasium Polsek Kendahe Aiptu Supardin, bersama enam orang warga Kampung Talawid, yakni Muksin Kasilialang, Ruslan Arabi, Abdulah Katiandago, Bahrudin Laoming, Jakaria Ambat, dan Junet Ambat.
Pencarian dilakukan menggunakan perahu pelang yang disiapkan oleh Camat Kendahe Irwin R. Sasiang, SP, dengan menyisir perairan ke arah selatan wilayah Kecamatan Kendahe.
Sekitar pukul 17.30 Wita, tim akhirnya menemukan korban di perairan wilayah Kecamatan Mangsel. Saat ditemukan, Rusli masih berada di dalam perahu yang telah terisi air dan dalam kondisi kelelahan.
Selanjutnya, pada pukul 20.30 Wita, tim bersama korban tiba di Kampung Kendahe II, Kecamatan Kendahe, dan langsung membawa korban ke Puskesmas setempat untuk menjalani pemeriksaan kesehatan. Setelah dinyatakan dalam kondisi stabil, korban dipulangkan ke rumah keluarganya pada pukul 21.50 Wita, tepatnya di rumah keluarga Katiandago–Parimalang, kakak kandung korban.
Diketahui, Rusli Katiandago lahir di Kampung Talawid pada 6 April 1969, berjenis kelamin laki-laki, beragama Islam dan saat ini tercatat sebagai warga Toli-Toli, Sulawesi Tengah. Korban diketahui telah berada di Kampung Talawid selama lima hari sebelum kejadian.
Kapolsek Kendahe Ipda Chergli Sarite, S.Pd, melalui laporan resmi menyampaikan bahwa tindakan kepolisian dalam kejadian ini meliputi penerimaan laporan, koordinasi dengan instansi terkait, pelaksanaan pencarian, evakuasi korban, serta pengumpulan bahan keterangan (pulbaket).
Seluruh rangkaian kegiatan pencarian hingga pemulangan korban berakhir pada pukul 22.30 Wita dalam keadaan aman, lancar, dan situasi tetap kondusif. Keberhasilan ini menjadi bukti sinergi yang baik antara kepolisian, pemerintah kecamatan, dan masyarakat dalam menjaga keselamatan warga di wilayah pesisir.
(*Anto Harindah)





