CAHAYASIANG.ID, Jakarta – Lembaga riset Nawacita Survei Indonesia merilis laporan hasilnya pada hari ini Kamis, (28/9/2023). Dimana Riset Nawacita Survei Indonesia, dilakukan sejak 5 hingga 20 September 2023 yang lalu.
Diketahui bahwa survei opini publik ini dilakukan dengan menggunakan metode pengambilan sampel yakni Multistage Random Sampling, serta melibatkan 1220 responden yang berada di 38 Provinsi di Indonesia.

Adapun Margin of Error (MoE) ±2,9 persen, dan tingkat kepercayaan 95 persen selama proses survei berlangsung yang dilakukan oleh Nawacita Survei Indonesia ini.
Sementara itu, dalam Riset Nawacita Survei Indonesia, ada beberapa Menteri yang dianggap oleh masyarakat telah bekerja dengan optimal selama ini.
Peneliti Nawacita Survei Indonesia, Herry Mendrofa menjabarkan kinerja pembantu Presiden Jokowi di Kabinet Kerja Indonesia Maju,
“Menteri PUPR Basuki Hadimulyono 19,59 persen, Mensos Tri Rismaharini 17,46 persen, Menkumham Yasonna Laoly 14,67 persen, Menkopolhukam Mahfud MD 10,74 persen, Menhan Prabowo Subianto 9,59 persen, Menteri BUMN Erick Thohir 8,11 persen, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto 4,92 persen, Mendikbudristek Nadiem Makariem 2,38 persen, KSP Moeldoko 1,23 persen serta nama lain ada 0,82 persen, dan yang tidak menjawab atau tidak tahu 0,41 persen,” sambungnya menjelaskan.
Setelah itu, menurut Herry Mendrofa, Beberapa Kementerian pun tak luput dari penilaian publik.
Dirinya menambahkan, Sesuai hasil survei Kementerian PUPR dianggap paling optimal dalam kinerjanya mendapatkan 20,08 persen.
“Kemensos dapat 18,93 persen, Kemenkumham 15,49 persen, Kemenkopolhukam 12,70 persen, Kemenhan 11,56 persen, Kemenko Perekonomian 7,46 persen, Kemendikbudristek 5,41 persen, BUMN 3,69 persen, Kemenparekraf 2,05 persen, KSP 1,39 persen, sedangkan yang memilih lembaga lain, sebesar 0,82 persen, dan tidak menjawab atau tidak tahu 0,41 persen,” lanjutnya menjelaskan. (DYW)



