CAHAYASIANG.ID, Manado – Himpunan Pramuwisata Indonesia Sulawesi Utara (HPI Sulut), melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) tahun 2026. Bertempat di aula Kantor Dinas Pariwisata (Disparbud) Sulut, kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Sulut, Kartika Devi Tanos.
Pelaksanaan Musda HPI Sulut tahun 2026 yang berlangsung khidmat ini, menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi dan profesionalisme pemandu wisata di Bumi Nyiur Melambai.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) HPI periode 2022-2027, Imam Widodo, dalam sambutannya yang diwakili Sekretaris Jenderal DPP HPI, Reyhan Pattiwael mengatakan, pelaksanaan musda bukan hanya sebagai agenda tahunan, tapi bagaimana mengawal musda yang sesuai dengan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

Musda bukan hanya menghasilkan ketua, akan tetapi diharapkan mampu menghasilkan banyak hal yang perlu ditingkatkan, terutama terkait sinergitas dengan pemerintah. “Bukan hanya euforia pemilihan, tapi HPI juga harus dijaga. Jangan kendor karena kita adalah garda terdepan dalam pariwisata”, tegas Reyhan.
Sementara, Kadis Pariwisata yang juga adalah Pembina HPI Sulut, Kartika Devi Tanos, memberikan apresiasi kepada HPI Sulut. Dijelaskannya, kunjungan wisatawan baik itu wisatawan asing maupun domestik mengalami peningkatan signifikan. Oleh karena itu menurutnya, pramuwisata sebagai duta wilayah melalui HPI Sulut, dapat menghasilkan program kerja yang produktif dan bisa memajukan sektor pariwisata dalam menghadapi berbagai tantangan.
Salah satu tantangan menurut Kartika adalah kondisi geopolitik internasional, yang menyebabkan kenaikan harga avtur sehingga berpengaruh pada harga tiket yang mengalami kenaikan.
Berkaitan dengan penguaran sektor pariwisata, Kartika mengungkapkan bahwa pemprov akan mendukung penguatan pramuwisata terutama dalam peningkatan sumber daya manusia (SDM). “Ada dana TP (Tugas Pembantuan-red) dari kementerian untuk peningkatan sdm. Kami sementara mengupayakan agar itu bisa didapatkan untuk penguatan pramuwisata di Sulut”, bebernya.
Musda ini pada akhirnya menghasilkan ketua baru, dimana Patricia Nancy Maweikere terpilih sebagai Ketua HPI Sulut masa bakti tahun 2026 – 2031, mengungguli calon lain yakni Elvis Pangemanan. (ak)





