Terkait kabar tersebut, Dody membantah tudingan tersebut dan menyebut mutasi adalah hal biasa di kementeriannya.
Publik kini menunggu apakah Presiden Prabowo benar-benar akan melakukan reshuffle dalam waktu dekat, atau isu ini hanya sebatas spekulasi politik.
“Pertanyaannya, apakah perombakan kabinet akan memperkuat kinerja pemerintahan, atau justru menambah dinamika baru di tengah sorotan publik terhadap para menteri?’ tulis tribunnews.
Menanggapi hal tersebut, kepada media cahaya siang id, salah satu tokoh Nasional yang enggan disebutkan namanya mengatakan sudah selayaknya Presiden mengevaluasi kinerja bawahannya.
“Semua diukur dari kinerja. Kalau bagus dipertahankan, kalau ngga bagus yang tentu diganti. Siapapun menterinya dan kementerian apapun itu. Apalagi Presiden Prabowo Subianto saat ini diketahui cukup gercep (Gerak Cepat) dalam melaksanakan program-program yang ada demi kemandirian bangsa.” ujarnya.
Atas pemberitaan dari TribunNews ini, lanjutnya ia akan berupaya mencari tahu isi ini ke lembaga terkait. Agar publik bisa mengetahui kebenarannya.
“Karena sesungguhnya semua Kementerian itu adalah tanggung jawab Presiden. Jadi kalau kerja tidak sesuai harapan dan program bapak Presiden maka perlu dievaluasi dan direshufle” tutupnya. (*03/Tim)



