Pekam pertama, yakni 20-26 April 2023, pemberitaan Ganjar Pranowo di kedua media ini, sama-sama didominasi dengan pemberitaan seputaran deklarasi yang disampaikan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri.
Terlihat kedua gambar di bawah ini, yang menunjukkan adanya kumpulan kata, seperti ‘PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri Mengumumkan’, ‘PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di Istana Batu Tulis’, dan ”Ditetapkan dan Diumumkan di Istana Batu Tulis’.
Selain itu, pemberitaan terkait momen Idul Fitri juga menjadi sorotan kedua media pada pekan ini.
Sedangkan di pekan berikutnya, yakni 27 April-3 Mei 2023, kedua media sama-sama memberitakan isu terkait dukungan PPP kepada Ganjar dalam Pilpres 2024.
Lalu, pemberitaan mengarah kepada nasib KIB setelah PPP memutuskan hal tersebut.
Meski Golkar mengusung Airlangga sebagai Capres dan PPP mendukung Ganjar, KIB masih menjadi koalisi yang solid.
Hal tersebut disampaikan oleh Airlangga Hartarto mengingat pada 27 April 2023 KIB masih menggelar pertemuan.
Pekan ketiga, yakni 4-10 Mei 2023, kedua media menyoroti pemberitaan yang berbeda.
Kompas lebih banyak mengangkat pemberitaan yang berkaitan dengan isu Nasdem dan juga Prabowo sedangkan Detik masih membahas terkait isu PPP yang mendukung pencapresan Ganjar Pranowo.
Nasdem menjadi sorotan setelah adanya isu tak diundang dalam pertemuan bersama enam partaJi lainnya bersama Presiden Jokowi.
Hal tersebut langsung direspons oleh Jokowi. Jokowi menyebutkan jika tidak diundangnya Nasdem, dalam pertemuan tersebut lantaran Nasdem telah mempunyai koalisi tersendiri sehingga dinilai tak ‘elok’ jika mengetahui strategi dari koalisi milik Jokowi.
Atas isu tersebut pun Surya Paloh menanggapi agar...






