Tapak karir militer Brigjen Kartika Agung sendiri dimulai semenjak dilantik menjadi perwira pada Bulan Juni tahun 1990 dengan penugasan pertamanya di Kodam VII/Wirabuana (sekarang Kodam XIV/Hasanudin. red-).
“Pertama lulus saya ditempatkan di Makasar, Kodam VII/Wirabuana tahun 1990-1991. Setelah itu pindah ke Manado dan ditempatkan di RS TNI AD Teling. Satu tahun kemudian saya mendapat tugas diperbantukan di Batalyon Infanteri 712/Raider, waktu itu penugasan operasi militer di Timor Timur (sekarang Timor Leste. red-) tahun 1992 sampai tahun 1994,” ungkapnya. “Dan disana pula saya bertemu dengan wanita asal Bali yang kebetulan orangtuanya berdinas di Timor Timur yang juga Ibu dari 3 Putra Kami.” Ujarnya lagi.
Brigjen Kartika Agung sendiri menjalani tugas di lingkungan Kodam Wirabuana hampir 16 tahun, sampai dengan tahun 2007, termasuk setelah menyelesaikan Diklapa. Dulu Kodam Wirabuana wilayahnya hingga Sulawesi Utara yang saat ini menjadi Kodam XIII/ Merdeka.
Namun ada satu kalimat menarik yang diucapkan oleh Brigjen Kartika Agung tentang Sulawesi Utara.
“Saya mencintai kehidupan keberagaman yang ada di Sulawesi Utara yang sangat tinggi rasa persaudaraan juga rasa toleransi yang sangat natural. Alhamdulillah saya bisa kembali kesana ( Manado- Red) dan ada beberapa yang sudah saya anggap sebagai orangtua angkat (usai Diklapa),” tambah Jendral yang murah senyum ini.
Berikut Riwayat Jabatan Brigjen TNI Kartika Agung:
Kagupus I Puskesad
Irutum It Puskesad (2020)
Kasubditbimnatkes Sdircab Puskesad
Ir Puskesad (2023—sekarang)
Kisah inspiratif Brigjen TNI Kartika Agung tidak hanya menjadi teladan bagi prajurit, tetapi juga bagi generasi muda yang bercita-cita untuk mengabdi kepada bangsa. Dedikasi, integritas, dan komitmennya menunjukkan bahwa dengan kerja keras dan semangat yang tinggi, kita dapat mencapai tujuan dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa dan negara.**
Pewarta Hans Montolalu






