
CAHAYASIANG.ID, MINUT – Rumah Kel. Dondokambey-Malonda di desa Suwaan Jaga IV Kec. Kalawat hari selasa 27 Agustus 2024 dipadati oleh para Pelayat. Masyarakat Desa Suwaan dan sekitarnya hadir untuk menunjukan Rasa Simpati dan Penghormatan atas berpulangnya Bpk Max Carles Dondokambey, yang meninggal pada usia 64 tahun.
Camat Kalawat Dra. Ferlie Indria Nassa MAP dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas apa yang pernah di lakukan oleh almarhum semasa hidupnya. “Atas Nama Pemerintah Saya Menyampaikan Turut Berduka Cita Sedalam-dalamnya atas peristiwa yang dialami oleh keluarga” Ucapnya.
“Semoga hal-hal baik yang pernah ditunjukan almarhum dalam kehidupan bermasyarakat bisa menjadi contoh bagi kita semua”.
Senada dengan itu, Ketua DPRD Kabupaten Minahasa Utara, Denny Kamlon Lolong S.Sos juga ikut menyampaikan rasa dukacita yang mendalam.

‘Sebagai warga desa Suwaan tentu kami merasakan kehilangan seorang tokoh masyarakat yang selama ini menjadi panutan dalam kehidupan bermasyarakat” Ujarnya. “Om Uca (nama panggilan almarhum) adalah orang yang sangat aktif dalam kegiatan masyarakat juga dalam kegiatan Gereja”.
Ungkapan Duka Cita juga disampaikan oleh Organisasi Adat dan Budaya Waraney Tanah Toar Lumimuut. Ketua Umum / Panglima Besar Audy Jimmy Malonda tampak hadir di Rumah Duka bahkan turut mengantar jenazah hingga ke tempat pemakaman, bersama dengan Pengurus dan keluarga besar Waraney.

“Pak Max Dondokambey adalah bagian dari Keluarga Besar Waraney, tentu kami semua merasa sangat kehilangan atas kepergian almarhum” Ucap panglima besar Waraney.
Ibadah Pemakaman di Rumah Duka dipimpin oleh Pdt. Ansye Tampi S.Th didampingi Para Pelayan Khusus di Jemaat GMIM “Eben Haezer” Suwaan. Jenazah kemudian dibawa ke gedung gereja untuk di semayamkan sebelum akhirnya dimakamkan di Komplek Pekuburan Umum desa Suwaan. (*Mike)







