CAHAYA SIANG.ID, MINUT – Kelahiran bayi kembar tiga oleh seirang ibu asal Desa Likupang I Kecamatan Likupang Timur Sabtu, (20/05/2023) di RS Hermana Lembean langsung mendapat perhatian serius dari pemerintah Kabupaten Minahasa Utara(Minut).
Pasalnya, bayi kembar tiga yang lahir dari pasangan suami -istri Steward dan Oce(keluarga Lumaindong-Tangkilisan ( warga Jaga 6 Desa Likupang 1 diketahui adalah keluarga yang tidak mampu.
Mengetahui hal ini, Bupati Minut Joune Ganda langsung gerak cepat memberikan perhatian dan bantuan terhadap pasutri lewat dinas terkait P3A Minut.
“Saya sudah perintahkan dinas terkait untuk untuk melihat kondisi bayi dan orang tuanya di rumah sakit. Karena ini merupakan bagian dari upaya pencegahan dan penenganan stunting,” ujar Bupati Joune Ganda dikonfirmasi awak media ini
Disampaikannya bahwa, dukungan Pemerintah Kabupaten Minut akan terus mendukung terhadap keberlangsungan Program JKN-KIS bersama BPJS-Kesehatan saat ini merupakan bentuk keberpihakan Pemerintah kepada masyarakat luas.
“Penjaminan dan pelayanan kesehatan secara menyeluruh ini merupakan jawaban atas sebagian permasalahan yang terjadi di Kabupaten Minahasa Utara, hasilnya kini seluruh masyarakat memperoleh perlindungan Jaminan Kesehatan, sehingga bisa mengakses layanan berkualitas tanpa terkendala biaya,” jelas Bupati Joune Ganda.
Ditambahkan JG, pemerintah Minut berkomitmen untuk mencapai Cakupan Semesta atau Universal Health Coverage (UHC), kepesertaanya langsung aktif (Non Cat Off), sehingga ketika pemda mendaftarkan masyarakat sebagai peserta JKN, maka bisa langsung aktif, dan langsung terlindungi tidak harus menunggu lama.
Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (DP3A) Minut Hanny Tambani kepada media mengatakan, atas arahan dan perintah Bupati dia telah membantu keluarga tersebut dalam hal pembuatan keanggotaan BPJS dan administrasi keterangan lahir.

” Sesuai arahan Pak Bupati, saat ini keluarga tersebut telah tercatat dalam keaggotaan BPJS Kesehatan, menyerahkan bantuan susu untuk bayi” terang Hanny Tambani yang bersinegis dengan Dinas Kesehatan.
Sementara itu, ayah dari bayi kembar tiga menyatakan terima kasih atas perhatian dan bantuan Pemkab Minut khususnya secara cepat dan gratis terdaftar dalam keangotaan BPJS Kesehatan.
” Atas nama istri dan ketiga anak kami serta keluarga besar, saya sampaikan terima kasih kepada Bupati Minut yang telah membantu.” ujarnya haru.
Padahal, sebelum dibantu oleh Pemkab Minut lewat keanggotaan BPJS dia binggung soal biaya pembayaran proses kelahiran dan perawatan istri dan ketiga anaknya.
Menurut data yang ada, anak kembar tiga ini berjenis kelamin laki-laki yang diberi nama Alfius, Lefrand, dan Raka Tangkilisan.(Rubby)






