
CAHAYASIANG.ID, Sangihe – Suasana semarak terpancar di halaman SMP Negeri 6 Tahuna ketika Lomba Talenta BOS Kinerja Sekolah Berprestasi atau yang dikenal dengan Gita Laga 2025 resmi dibuka pada Senin (8/12/2025). Kegiatan ini akan berlangsung selama delapan hari, mulai 8 hingga 16 Desember 2025, dengan melibatkan seluruh Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Tahuna Raya.
Kepala Sekolah SMP N 6 Tahuna, Lidya K. Makadiro, S.Teol, Gr., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas terselenggaranya kegiatan yang menjadi ruang positif bagi para pelajar untuk menyalurkan bakat dan potensi mereka. Ia menegaskan bahwa Gita Laga bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan antarsiswa serta meningkatkan sportivitas dan karakter.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin mendorong anak-anak untuk berani tampil, berprestasi, serta menanamkan nilai-nilai disiplin dan kebersamaan,” ujarnya.

Beragam lomba digelar dalam pelaksanaan Gita Laga 2025, di antaranya Lomba Menyanyi Solo, Volly, Mini Soccer, serta Pencak Silat. Sejak hari pertama, atmosfer persaingan sudah terasa, terutama pada cabang Menyanyi Solo yang berlangsung dengan penuh antusias dan tensi persaingan yang cukup ketat.
Sebanyak delapan peserta dari berbagai sekolah tampil menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Para peserta berasal dari SMP N 1 (dua utusan), SMP N 3, SMP N 4, SMP N 5 (dua utusan), SMP N 6, serta SMP Katolik Santo Agustinus Tahuna.
Setelah melalui penilaian yang ketat, berikut hasil Lomba Menyanyi Solo hari pertama:
Juara 1: Kasih Masindek (SMP N 5 Tahuna)
Juara 2: Elok Lumi (SMP N 5 Tahuna)
Juara 3: Joaqin Rondo (SMP N 1 Tahuna)
Harapan 1: Clarentine Maria Prisila Hormati (SMP Katolik Santo Agustinus Tahuna)
Harapan 2: Angelica Deyvi Jamin (SMP N 3 Tahuna)

Kegiatan ini juga turut mendapat dukungan dari beberapa guru pendamping untuk memberikan support kepada anak-anak didiknya.
Dengan pembukaan yang meriah dan hasil kompetisi awal yang membanggakan, Gita Laga 2025 diharapkan terus menghadirkan energi positif bagi seluruh peserta. Kegiatan ini bukan hanya panggung talenta, tetapi juga ruang tumbuh bagi generasi muda Tahuna Raya. (*Anto Harindah)





