CAHAYASIANG.ID, TOMOHON- Perusahan Daerah (PD) Pasar yang selama ini mengelolah Pasar Tradisional “Beriman” Tomohon Provinsi Sulawesi Utara akan segera “berganti baju” menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda). Hal itu kembali disampaikan oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tomohon Ir. Fecky Rumondor, ST, kemarin. “Ya, betul. Akan jadi Perusahaan Umum Daerah atau Perumda.
PD jadi Perumda,” ungkap Rumondor pada wartawan. Terkait itu, Politisi PDIP yang merupakan Ketua PanSus Ranperda tentang Perumda Pasar DPRD Tomohon tersebut, menjelaskan, bahwa pihaknya telah menggelar Rapat Penyempurnaan Hasil Fasilitasi Ramperda pada 27 Desember 2025 lalu.
Kabar tentang rencana perubahan status menejemen Pasar tradisional paling lengkap di Sulut ini ditanggapi beragam oleh para pedagang yang ditemui wartawan. “Dengar-dengar somo beking lebe bagus ni pasar. Itu yang penting, bukang nama,” kata Deica, pedagang pisang.
“Kage somo susah bajual sama deng di Bersehati,” ucap Wawu yang mengaku ex pedagang pasar Manado. Konteks khawatir berbeda disampaikan Lina. “Dulu kita punya ikan dan teman disita. Akhirnya banyak sekali pedagang lepas yang kuatir jual disini. Mudah-mudahan ndak terjadi lagi,” ucapnya.
“Kita percaya, PD Pasar yang sudah lebe bagus dibawah Dir Yanes Posumah, akan lebe bagus lagi kalu so merek laeng,” ucap pedagang Barito bernama Welly. Diketahui, setidaknya pada 10 tahun terakhir ini, menejemen di bawah PD Pasar Tomohon, terus mengalami pasang surut dalam banyak aspek.
Hal itu baru mulai berubah sejak posisi Direktur Utama (Dirut) dipercakan oleh Walikota Tomohon Carol Senduk, SH kepada Yanes Posumah, STH pada awal 2022. Lepas setahun kepemimpinan Yanes, progres meningkat dalam banyak faktor terus terlihat sampai saat ini. (Joppy WKR)





