
CAHAYASIANG.ID, Minahasa – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tondano terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui pengawasan melekat pada seluruh tahapan proses pengolahan makanan di dapur Lapas. Pengawasan dilakukan mulai dari persiapan bahan makanan, proses memasak, hingga makanan siap didistribusikan kepada seluruh warga binaan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh petugas dapur bersama jajaran Subsi Perawatan Narapidana guna memastikan makanan yang disajikan memenuhi standar kebersihan, keamanan pangan, serta kebutuhan gizi warga binaan.
Kepala Lapas Kelas IIB Tondano, Yulius Jum Hertantono, melalui Kepala Subseksi Perawatan Narapidana, Daniel Lelewa, menegaskan bahwa pengawasan yang dilakukan secara rutin merupakan bentuk komitmen Lapas dalam menjamin terpenuhinya hak dasar warga binaan.
“Pengawasan melekat di dapur merupakan bagian dari upaya kami memastikan setiap makanan yang disajikan kepada warga binaan diproses sesuai standar yang berlaku. Kebersihan, kualitas bahan, dan ketepatan proses pengolahan menjadi perhatian utama agar pelayanan makanan tetap aman, sehat, dan layak dikonsumsi,” ujar Daniel.
Sementara itu, penanggung jawab dapur, Sugeng Saputra, mengatakan bahwa seluruh petugas berupaya menjaga kualitas makanan sejak awal proses pengolahan hingga siap disajikan.
“Kami selalu memperhatikan kebersihan area dapur, kualitas bahan makanan, serta proses memasak agar makanan yang diberikan kepada warga binaan tetap higienis, bergizi, dan aman untuk dikonsumsi. Ini merupakan tanggung jawab yang kami jalankan setiap hari,” ungkapnya.
Melalui pengawasan yang konsisten di dapur, Lapas Kelas IIB Tondano terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan, khususnya pemenuhan hak-hak dasar warga binaan, sejalan dengan prinsip pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan. (*/ak)


