
CAHAYASIANG.ID, Tahuna – Suasana hangat terlihat di Pelabuhan Nusantara Tahuna, Jumat (5/9/2025) pagi. Kapal perang milik TNI Angkatan Laut, KRI Teluk Ende-517, tiba dengan gagah dalam rangkaian Operasi Trisila-25. Kedatangan kapal ini disambut langsung oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Kepulauan Sangihe, termasuk Bupati Michael Tunghari, Wakil Bupati Tendris Bulahari, Danlanal Tahuna Letkol Laut (P) Hadi Subandi, Kapolres AKBP Abdul Kholik, serta para pejabat daerah lainnya.
Tak hanya sekadar sandar, kehadiran KRI Teluk Ende membawa pesan kedekatan TNI dengan rakyat. Usai penyambutan, Bupati bersama Forkopimda berkesempatan berkunjung langsung ke atas kapal untuk melihat dari dekat suasana di dalam KRI Teluk Ende-517.

Sekitar pukul 10.30 WITA, rombongan bergeser ke Masjid Hasna Moira di Kelurahan Santiago, Tahuna. Di lokasi ini dilaksanakan kegiatan Karya Bakti dan Bakti Kesehatan yang digelar dalam rangka peringatan HUT ke-80 TNI AL sekaligus Satgas Trisila-25.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wadan Satgas Ops Trisila-25 Kolonel Laut (P) Choirur Roziqin, Komandan Lanal Tahuna Letkol Laut (P) Hadi Subandi, Komandan KRI Teluk Ende-517 Letkol Laut (P) Marlin Milian Sibarani, serta tokoh masyarakat dan jamaah masjid setempat.

Dalam sambutannya, Komandan Lanal Tahuna menegaskan bahwa karya bakti bukan hanya sekadar membersihkan atau memperbaiki bangunan, melainkan juga mempererat silaturahmi. “Kita jalin kemanunggalan antara TNI dan rakyat, karena itulah yang membuat kita besar. Selama kita bersatu, insya Allah kondisi akan tetap damai,” ujarnya.
Sementara itu, Wadan Satgas Kolonel Laut (P) Choirur Roziqin menjelaskan bahwa Operasi Trisila-25 tidak hanya berfokus pada patroli laut, melainkan juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Selain penegakan hukum di laut, kami juga hadir di tengah masyarakat. Semoga karya bakti ini bermanfaat, dan Masjid Hasna Moira dapat segera difungsikan untuk ibadah bagi masyarakat dan menjadi amal jariyah bagi Bapak Drs. Anwar dan Ibu Haja Siti Maimunah beserta keluarga,” ucapnya.
Acara dilanjutkan dengan penanaman bibit mangga dan jambu mete di halaman masjid, foto bersama, serta ramah tamah. Kehangatan terasa ketika prajurit TNI AL dan warga saling berbaur, menunjukkan harmoni antara aparat dan masyarakat.
Tak berhenti di situ, Satgas Trisila-25 juga membuka kesempatan Open Ship bagi warga dan pelajar Sangihe. Mereka bisa naik ke KRI Teluk Ende-517 untuk melihat langsung fasilitas dan persenjataan kapal perang milik rakyat tersebut.
Kegiatan ditutup dengan Sholat Jumat bersama di Masjid Al-Muqaddam Lanal Tahuna. Hingga siang hari, seluruh rangkaian berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban.
(*Anto Harindah)





