Ibu yang tidak tau bahwa yang di depannya adalah Khalifah Umar, akhirnya mengatakan.
“Sungguh Celaka Umar. Dia telah membiarkan rakyatnya kelaparan”
Mendengar ucapan ini, tanpa pikir panjang Umar langsung bergegas. Umar mengambil sekarung gandum, dan langsung memikulnya sendiri.
Kejadian ini dilihat pengawalnya. Pengawal Umar langsung menawarkan, agar membiarkan dia (pengawalnya) yang membawa karung berisi gandum itu.
Umar menolak tawaran pengawalnya, dan berkata.
“Apa kalian akan menggantikanku ketika Allah marah karena aku membiarkan rakyatku kelaparan? Biarkan aku sendiri yang memikulnya, karena ini lebih mudah dari siksaan yang akan aku dapatkan diakhirat karena kelalaianku ini”
Umarpun bergegas, membawakan sekarung gandum tersebut ke gubuk Ibu, sesampainya Umar langsung memasaknya sendiri, dan mempersilahkan Ibu dan Anaknya untuk makan.
Setelah mereka selesai makan, Umar mengajak Ibu agar besok datang ke Baitul Mal (Tempat penyimpanan harta) untuk mengambil jatah gandumnya.
Ibu yang belum menyadari bahwa dihadapannya adalah Khalifah Umar, langsung berkata.
“Sungguh engkau lebih baik dari Khalifah Umar”
Keesokan harinya Ibu ke Baitul Mal, dan betapa kagetnya dia menyadari bahwa yang semalam memberikan makan ternyata adalah Khalifah Umar.
Akhirnya, Khalifah Umar mendekati Ibu dan meminta maaf,...





