CAHAYASIANG.ID, SANGIHE – Penjabat Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe dr. Rinny Tamuntuan menghadiri rapat Paripurna dalam Penyampaian Catatan Strategis DPRD terhadap LKPJ Bupati di akhir tahun 2023. Acara ini digelar di ruang sidang DPRD kabupaten Kepulauan Sangihe pada Senin (29/04/24).

Dalam Penyampaian Catatan dari DPRD tersebut ada banyak hal yang disampaikan dan menjadi perhatian dari Pemerintah Daerah diantaranya beberapa Aset Daerah baik yang ada di Daerah Kepulauan Sangihe maupun di luar, yang tidak di fungsikan atau terbengkalai. Tercatat ada 31 rekomendasi aset yang mangrak.
PJ Bupati Sangihe dr. Rinny Tamuntuan menyampaikan Terimakasih dan Apresiasi kepada Pimpinan dan semua Anggota DPRD Kabupaten Sangihe atas segala perhatian dan dukungan kepada Pemerintah Daerah.
“Saya menyampaikan Terimakasih yang tulus serta mengapresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD Sangihe yang Dimana pada agenda sebelumnya telah melaksanakan pembahasan dokumen LKPJ Bupati tahun anggaran 2023, oleh masing-masing komisi DPRD bersama dengan perangkat Daerah sebagai mitra kerja komisi,” ungkap Tamuntuan.
“Selanjutnya seluruh catatan dan rekomendasi tersebut akan menjadi acuan dan pondasi bagi kami untuk memperbaiki kinerja Pemerintah Daerah dalam memberikan pelayanan melalui penyelenggaraan pemerintahan yang lebih baik di Kabupaten Kepulauan Sangihe,” lanjutnya.
Ditambahkannya juga bahwa memang ada beberapa program, sarana prasarana pada beberapa tahun lalu, yang belum terselesaikan, dimana hal itu terjadi sebelum dirinya menjabat sebagai Bupati Sangihe.
“Ada 31 rekomendasi Aset Pemda mangkrak yang tercatat, ditambah juga dengan yang belum tercatat serta ada 26 hal lainnya yang perlu diselesaikan tentunya itu menjadi perhatian kami sebagai Pemerintah Daerah,” pungkasnya.
Marvel Diky Makagansa sebagai Ketua Fraksi PDI-P pada kesempatan itu menanggapi positif terkait beberapa hal yang harus diperhatikan oleh Pemerintah Daerah.

“Kita harus melihat berapa lama kepemimpinan Ibu Bupati karena dengan waktu dua tahun rasanya sangat singkat dan mustahil bisa mengatasi semua permasalahan yang ada, tapi Saya meminta kepada Ibu Bupati sebelum mengakhiri masa jabatan agar bisa menyelesaikan satu saja sebagai hadiah bagi masyarakat Sangihe,” ungkap Makagansa mengakhiri interupsinya. (*Anto)





