
CAHAYASIANG.id, SULUT – Kinerja Ir. Deicy Paath, ST, M.Si sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Utara kini tengah menjadi sorotan tajam. Melansir dari Kibarindo Kritikan keras datang dari Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Sulawesi Utara yang menilai Paath lebih sibuk dengan pencitraan ketimbang menjalankan tugas pokoknya.
Sekretaris DPD PJS, Steven Pandeirot, secara terbuka mengecam kepemimpinan Paath yang dianggap lebih fokus pada kegiatan yang tidak relevan daripada tanggung jawab utamanya sebagai Kepala Dinas. Pandeirot menegaskan bahwa Paath tampaknya hanya mencari muka dan melupakan instruksi pimpinan serta tanggung jawab pelayanan publik.
“Kinerja Kadis PUPR Sulut, Deicy Paath, harus dievaluasi secara serius. Jangan hanya sibuk dengan kegiatan yang tidak mendukung tugas pokoknya. Maklumat Pelayanan yang terpasang di dinding kantor harusnya bukan sekadar pajangan,” ujar Pandeirot pada Senin, (12/8/24).
Kritik ini mencuat setelah terungkap bahwa kantor Dinas PUPR Sulut sering kosong selama jam kerja, bertentangan dengan maklumat pelayanan yang dipajang dengan tanda tangan Paath. Keberadaan maklumat tersebut seolah hanya sebagai hiasan tanpa implementasi nyata, menimbulkan pertanyaan tentang komitmen Paath dalam memimpin dinas tersebut.

Kegagalan dalam memberikan pelayanan publik yang prima memicu kekhawatiran bahwa citra pemerintah dan pelayanan kepada masyarakat bisa terancam. Upaya media untuk mendapatkan tanggapan dari Paath juga berakhir dengan kekecewaan karena tidak ada balasan dari pesan yang dikirimkan ke nomor WhatsApp pribadinya.
Pandeirot mendesak Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, untuk segera mengevaluasi kinerja Paath. Menurutnya, kepemimpinan Paath yang tidak efektif bertentangan dengan visi Sulut Hebat dan dapat merugikan masyarakat Sulut..
“Jika kondisi ini dibiarkan, bukan hanya citra pemerintah yang tercoreng, tetapi juga hak masyarakat Sulut atas pelayanan publik yang berkualitas akan terabaikan,” tegas Pandeirot.
Kinerja Dinas PUPR Sulawesi Utara di bawah kepemimpinan Deicy Paath kini berada di bawah pengawasan ketat, dan bagaimana masalah ini ditangani akan menentukan masa depan pelayanan publik di provinsi ini.(Ivan)






