Katanya, Presidium PNI akan terus berperan aktif dalam mendorong dialog yang konstruktif dan solutif, serta menghindari tindakan yang dapat memicu perpecahan. Sebagai organisasi yang bertujuan menjaga komitmen persatuan dan kesatuan bangsa, organisasi ini akan terus terdepan mengawal demokrasi yang sehat.
Pada saat yang sama, bentrokan antara massa dan aparat terus terjadi, termasuk yang berujung kematian ojol di Jakarta, berujung pembakaran di sejumlah tempat yang sebabkan Kematian di Jakarta, Makassar dan di Yogyakarta.
“Aksi penjarahan rumah milik sejumlah pejabat negara terjadi secara beruntun sejak 30 hingga 31 Agustus dini hari, adalah ungkapan kekecewaan yg bercampur dengan aksi provokasi
Memang situasi ini kata dia, merupakan dampak arogansi sejumlah pejabat dan kevakuman fungsi pengamanan keamanan Sehingga menimbulkan kecemasan di tengah masyarakat, yang takut dan kuatir akan terjadi kembali peristiwa tragedi Mei 1998 lalu.
“Stop kekerasan, jaga perdamaian, jaga Indonesia. Saatnya kita bersatu padu kembali menjaga dan membangun Indonesia lebih baik dan lebih maju menjadi negara besar di asia dan di dunia,” pungkas Jan Maringka.
Situasi Terkini Pasca Demonstrasi
Dalam perkembangan terbaru, mahasiswa Universitas Amikom Yogyakarta bernama Rheza Sendy Pratama kehilangan nyawa setelah bentrok dengan aparat di sekitar Polda DIY, Minggu (31/08).
Pria berumur 21 tahun itu tewas dalam keadaan babak belur, kata ayahnya, Yoyon Surono.
Saat mengambil jenazah putranya di rumah sakit, Yoyon menuturkan dia harus menandatangani surat pernyataan. Dimana intinya pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai murni musibah dan tidak akan menuntut kepada pihak mana pun.
Hingga Minggu (31/08) malam, setidaknya enam orang telah kehilangan nyawa dalam rangkaian unjuk rasa di berbagai kota selama empat hari terakhir.
Selain Rheza, yang korban tewas lainnya adalah Affan Kurniawan di Jakarta, serta lima orang di Makassar, yakni Sarina Wati, Saiful Akbar, Rusdamdiansyah, dan Muhammad Akbar Basri di Makassar.
Pada saat yang sama, rumah yang disebut milik...





