Gubernur selalu menekankan pentingnya mengundang investasi sebanyak mungkin tanpa adanya hambatan.
“Tugas kepala daerah harus mengundang investasi yang sebanyak banyaknya untuk membuka lapangan pekerjaan seluas luasnya. Tidak boleh ada yang alergi terhadap investasi. Dengan cara ini, lapangan pekerjaan akan terbuka sebesar-besarnya. Dampaknya, pengangguran turun,” kata Gubernur dua periode pilihan Warga Sulut ini.
Gubernur juga menyoroti hambatan-hambatan yang sering menghambat investasi, seperti proses perizinan yang lambat dan berbelit-belit, serta praktik pungutan liar. Menurutnya, semua hambatan tersebut harus dipangkas untuk memastikan investasi dapat mengalir dengan lancar.
Tingginya capaian investasi Sulut yang diraih saat ini, menurut Akademisi Fisip Unsrat Dr Welly Waworundeng, tidak lepas dari kehebatan Gubernur Sulut Olly Dondokambey dalam melobi investor.
Menurutnya, Gubernur OD memiliki kemampuan lobi yang luar biasa. Selain itu, Gubernur juga dikenal memiliki banyak relasi pengusaha besar di Jakarta. Posisi bendahara umum partai, membuat Gubernur banyak berhubungan dengan pengusaha pengusaha besar di pusat.
“Jadi Sulut sangat beruntung dan bersyukur. Coba bayangkan kalau Gubernur pergaulannya hanya di daerah. Kelas lokal. Tidak punya teman teman pengusaha di Jakarta. Tentu sulit mengundang investor agar membawa uang mereka untuk ditanamkan atau diinvestasikan di daerah ini,” ujar Dr Welly Waworundeng.
Pengamat pemerintahan ini juga menambahkan, peningkatan investasi di Sulut berkontribusi besar dalam mendorong pembangunan ekonomi Sulut bahkan Indonesia.
“Dalam konteks ekonomi makro, investasi merupakan salah satu komponen penting dari pendapatan nasional atau Produk Domestik Bruto (PDB). Investasi memiliki hubungan positif dengan PDB. Ketika investasi meningkat, PDB juga akan naik. Jika PDB naik, maka pendapatan per kapita atau kesejahteraan masyarakat juga naik,” jelasnya.
Tapi kehebatan lobi dan jaringan Gubernur di kalangan pengusaha nasional, harus didukung juga oleh pengelolaan pemerintahan yang baik.
“Peran pemerintah dalam mendukung investasi, antara lain menghapuskan hambatan-hambatan bagi investasi di daerah. Diharapkan pemerintah Sulawesi Utara dan Indonesia secara keseluruhan dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan pekerjaan, dan meningkatkan kesejahteraan Masyarakat,” pungkas Waworundeng. (***)






