CAHAYASIANG.ID, Manado – Untuk memperingati 25 tahun Reformasi, sejumlah aktivis 98 Sulawesi Utara berkumpul mengenang perjuangan mahasiswa pada tahun 1998, Jumat (12/5/2023).

Menurut Frans Eka Dharma Kurniawan yang biasa dipanggil Ances ini, kumpulnya beberapa aktivis 98, dan aktivis mahasiswa, selain mengenang masa perjuangan mahasiswa 98, juga ingin menjadikan peringatan 25 tahun Reformasi, sekaligus ajang evaluasi serta dialog dengan berbagai kelompok demokrasi maupun aktivis mahasiswa hari ini belajar dari pengalaman sejarah.
Risat Sanger selaku fasilitator pertemuan tersebut mengatakan, momentum 25 tahun reformasi penting untuk diperingati, apalagi masih banyak pelaku sejarah tersebut yang bisa diajak bertukar pikiran dan menyambung rasa dengan aktivis mahasiswa maupun kalangan muda saat ini.
Uniknya, pertemuan itu dihadiri mantan Danlantamal VIII Manado Brigjen TNI Mar (Pur) Donar Philip Rompas yang bertugas di Staf Intelijen Korps Marinir di Jakarta saat peristiwa Reformasi tahun 1998.
“Kami biasanya mengingat dan mengenang peristiwa reformasi 1998 dari versi kami, yang terlibat gerakan mahasiswa pada waktu itu, tapi versi dari pihak militer, khususnya Korps Marinir. Yang bertugas di lapangan saat itu jarang sekalit jadi bagian dalam kisah reformasi 98″, ujar Ances.
Senda dengan itu, Andre Mongdong, aktivis 98 dari Unima menambahkan, bahwa kehadiran kawan-kawan membuktikan bahwa kita belum amnesia.
Sambung Dia, Rencananya Minggu depan para aktivis 98 akan kembali berkumpul kembali sambil mengelar diskusi dan silahturahmi aktivis antar generasi. (*Dego)



