
CAHAYASIANG.ID, SITARO – Kemarau panjang yang dirasakan oleh seluruh warga kabupaten siau tagulandang biaro khususnya di wilayah Tagulandang kini mengusahkan kisah yang sangat pedih yakni begitu banyak pohon-pohon yang mengering.
Hal tersebut terjadi, ketika kurang lebih sudah lima bulan wilayah Tagulandang tak kunjung turunnya hujan. Tentunya fenomena kemarau ini membuat para petani kewalahan untuk menyelamatkan pepohonan.
Apalagi pohon pala dan cengkih yang menjadi primadona para petani untuk mempertahankan hidup mereka,kini ludes mengering.
Habis sudah harapan para petani,setelah melihat begitu banyak pohon pala dan cengkih yang mengering.
Dari hasil pantauan awak media ketika menyisir wilayah kecamatan Tagulandang Selatan tepatnya ada di kampung Buha, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro ini, terlihat jelas begitu banyak pohon-pohon yang sudah kering. Bahkan hal yang sangat menyedihkan adalah kerugian para petani pala dan cengkih.
Menurut warga sekitar,kurang lebih ribuan pohon pala dan cengkih yang sudah kering,bahkan masih banyak lagi sudah mulai mengering.
Hal ini membuat kuatir para petani jika hujan tak kunjung turun di bulan ini, maka dipastikan akan banyak lagi pohon-pohon yang akan ikut kering.
Tidak ada upaya pemerintah yang sangat disesalkan oleh beberapa warga yang tidak mau nama mereka disebutkan. “Kami para petani berharap agar perhatian pemerintah sangatlah penting. Jangan seakan pasrah dengan situasi cuaca kemarau tanpa ada usaha yang kongkrit” tegas warga.
Jika melihat kondisi saat ini memang sangatlah memprihatinkan ada cengkih dan pala yang sudah kering, ada juga yang mulai mengering. Warga tagulandang hanya pasrah serah berharap dengan iman percaya mereka akan ada turun hujan untuk menyelamatkan cengkih, pala dan kelapa yang tentunya menjadi penghasilan utama bagi para petani yang ada di Tagulandang. (*SM)


