
CAHAYASIANG.ID, MANADO – Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Yudo Hermanto, S.I.K., M.M., bersama Wakapolda Brigjen Pol Susetio Cahyadi, S.I.K., M.H., M.M., dan sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Sulut turun langsung ke jalan raya untuk mengatur lalu lintas, di jalan-jalan protokol di Kota Manado, Senin (19/10/2026) pagi.
Kegiatan tersebut dilakukan sekaligus untuk memantau aktivitas masyarakat dan memastikan arus lalu lintas berjalan lancar, tertib, serta aman. Kehadiran pimpinan Polda Sulut di lapangan juga menjadi bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya dalam mengantisipasi kepadatan kendaraan pada jam aktivitas pagi.
Kapolda Sulut Irjen Pol Yudo Hermanto menjelaskan bahwa hari Senin merupakan awal pekan yang memiliki tingkat mobilitas masyarakat sangat tinggi, baik yang akan beraktivitas ke sekolah, bekerja, maupun kegiatan lainnya sehingga volume kendaraan terpantau lebih padat.
“Hari ini kita mulai kegiatan menindaklanjuti program Kapolri, yaitu Polisi Bersama Masyarakat. Salah satu adalah intinya polisi turun hadir dekat dengan masyarakat, artinya polisi harus hadir ketika dibutuhkan masyarakat,” ujar Kapolda Sulut, usai melakukan pengaturan lalu lintas di simpang tiga SPBU Sario, Senin pagi.
Sebagai langkah antisipasi kemacetan di awal pekan ini, pihak kepolisian telah mengeluarkan instruksi dan surat perintah kepada seluruh PJU Polda maupun jajaran Polres/Polresta untuk turun langsung menggelar personel di sepanjang jalan membantu pengaturan lalu lintas.
“Biasanya kalau hari Senin kan hari awal di setiap minggu itu ada padat, ini kita sudah buatkan surat perintah kepada seluruh pejabat utama di polda, maupun bergabung dengan polresta, agar tergelar personel sepanjang jalan membantu mengatur lalu lintas. Karena Senin itu ada anak sekolah mau berangkat sekolah, berangkat kerja, dan sebagainya, aktivitas lebih padat. Sehingga hari Senin ini seluruh anggota keluar semua turun ke jalan,” tegasnya.
Selain fokus pada pengaturan lalu lintas, Kapolda Sulut memantau pelayanan di beberapa SPBU dan menyampaikan perkembangan terkait penanganan antrean Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sempat terjadi sebelumnya.
“Berkat koordinasi intensif bersama Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Bapak Gubernur, serta seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) terkait, situasi saat ini sudah berangsur kondusif dan tidak ada lagi antrean yang signifikan,” jelas Irjen Pol Yudo.
Ia juga menambahkan bahwa pihak kepolisian telah melakukan pengecekan langsung ke seluruh SPBU dan memastikan stok BBM dalam kondisi aman. Penambahan kuota harian sebesar 30% untuk wilayah Provinsi Sulawesi Utara juga telah terlaksana dengan baik, disertai pengamanan ketat agar masyarakat dapat terlayani secara optimal.
(*Ezra.T)


