CAHAYASIANG.ID, Tutuyan – Bertempat di Kantor Bupati Kabupaten Bolaang Mongonduw Timur (Boltim), Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sulawesi Utara (Kwarda Sulut) terpilih, Kak Grevo Gerung, menyampaikan beberapa pesan penting saat hadir dalam pembukaan kegiatan Musyawarah Cabang (Muscab) Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Boltim.
Di hadapan jajaran Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) dan pengurus Kwarcab juga Kwaran (Kwartir Ranting), serta para pelaku Gerakan Pramuka se Boltim, Kak Grevo menekankan pentingnya inovasi dalam metode pendidikan kepramukaan agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.
“Seorang khalifah bernama Ali bin Abi Thalib mengatakan, ajari anak-anakmu sesuai dengan zamannya karena mereka tidak hidup di zamanmu,” ucap Kak Grevo.

Ungkapan Abi Thalib itu menurut Kak Grevo mengajak anggota Pramuka untuk berinovasi. Sebagai contoh, kalau berkemah bukan hanya sekedar berkemah, tetapi harus juga disertai dengan pemanfaatan teknologi dalam kegitan berkemah.
Oleh karena itu, menyikapi pendidikan modern saat ini, metode kepramukaan juga harus beradaptasi dengan tidak fokus pada keterampilan konvensional seperti tali-temali secara manual. “Semaphore sekarang sudah bisa di digitalisasi, morse yang kita belajar 30 tahun lalu juga sudah bisa di digitalisasi saat ini,” tandasnya.
Kak Grevo juga mengajak agar Gerakan Pramuka di Boltim untuk mengimplementasikan Dasa Darma Kedua Pramuka, yaitu “Cinta Alam dan Kasih Sayang Sesama Manusia”. Hal ini disebutnya mengingat Kabupaten Boltim memiliki potensi kekayaan alam yang luar biasa.
Di tengah kondisi alam yang terdampak aktivitas tambang, Boltim menurutnya menyimpan keindahan alam yang masih asri di depan mata. Oleh karena itu, Kak Grevo mendorong agar Gerakan Pramuka Boltim memikirkan cara inovatif dalam memanfaatkan kekayaan alam, agar potensi tersebut dikelola dengan baik guna menghidupi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat dengan bersinergi bersama pemerintah.
“Program Kwartir Daerah sekarang ini mengarahkan Pramuka untuk masuk kedalam Scout for Sustainable Development Goals (SDGs),” tandas Kak Grevo.
Program SDGs yang merupakan upaya dari PBB yang terdiri dari 17 poin, dimana salah satu isu adalah pengangan perubahan iklim. Disinilah Pramuka Boltim diharapkan Kak Grevo dapat mengambil peran kedepan.
Ia juga berterima kasih kepada Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Boltim masa bakti 2021-2026 yang dipimpin oleh Kak Medy Lansun yang telah menunjukkan integritasnya dalam berbagai kegiatan kepramukaan di Boltim dan di provinsi Sulawesi Utara. (ak)





