
CAHAYASIANG.ID, Sangihe – Dr. Rinny Tamuntuan, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Utara, bersama Tim Taruna Siaga Bencana (Tagana), melakukan sosialisasi penting terkait kesiapsiagaan menghadapi bencana di SMA Negeri 1 Tamako dan SMK Negeri 1 Mangsel, giat ini Dilaksanakan pada Selasa, (13/08/24).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman para siswa mengenai pentingnya kesiapan dalam menghadapi bencana alam yang bisa terjadi kapan saja.
Dalam sosialisasi ini, para siswa diajak untuk memahami peran mereka dalam situasi darurat. Tim Tagana memberikan penjelasan mengenai langkah-langkah yang perlu diambil saat bencana terjadi, mulai dari evakuasi hingga cara bertahan hidup.
Antusiasme terlihat jelas dari sambutan hangat yang diberikan oleh siswa dan guru di kedua sekolah tersebut. Para peserta aktif bertanya menunjukkan tingginya minat mereka terhadap materi yang disampaikan. Hal ini menjadi indikasi bahwa para siswa menyadari betapa pentingnya memiliki pengetahuan tentang mitigasi bencana.

Dalam sambutannya, Dr. Rinny Tamuntuan menekankan pentingnya pendidikan tentang kesiapsiagaan bencana sejak dini. Menurutnya, Sulawesi Utara adalah daerah yang rawan bencana alam seperti gempa bumi dan banjir, sehingga setiap individu, terutama generasi muda, harus dibekali dengan pengetahuan yang memadai untuk menghadapi situasi tersebut.
“Pendidikan mengenai kesiapsiagaan bencana harus dimulai sejak dini, dan para siswa sebagai generasi penerus bangsa harus memahami betul bagaimana cara bertindak ketika menghadapi situasi darurat,” ujar Tamuntuan. Ia juga menambahkan bahwa pengetahuan ini tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga bisa membantu menyelamatkan orang lain di sekitar mereka.
Kegiatan sosialisasi ini menjadi langkah awal yang penting dalam membangun masyarakat yang lebih tangguh menghadapi bencana. Diharapkan, melalui edukasi semacam ini, para siswa dapat menjadi agen perubahan yang mampu membawa informasi penting ini ke dalam komunitas mereka.
Dengan adanya sosialisasi ini, SMA Negeri 1 Tamako dan SMK Negeri 1 Mangsel telah menjadi pionir dalam mengimplementasikan pendidikan kesiapsiagaan bencana di sekolah-sekolah di Sulawesi Utara. Ini menunjukkan komitmen pemerintah dan sekolah dalam melindungi generasi muda dari ancaman bencana yang bisa terjadi kapan saja. (*Anto)






