CAHAYASIANG.ID, Sangihe – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Frans Purawouw, membuka pelatihan peningkatan kapasitas Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Kampung Pindang, Kecamatan Manganitu Selatan (Mangsel). Acara tersebut dilangsungkan di Kantor Kapitalaung Pindang pada hari Kamis (06/06/24). Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat peran BPD dalam pembangunan desa.

Dalam sambutannya, Kadis PMDD menekankan pentingnya peran BPD dalam mewujudkan tujuan pembangunan yang direncanakan oleh pemerintah daerah, terutama dengan adanya Penjabat Bupati yang baru. Menurutnya, perubahan kepemimpinan ini diharapkan dapat membawa angin segar dalam usaha mensejahterakan masyarakat Kabupaten Sangihe. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan BPD dalam menjalankan tugas dan fungsinya secara efektif.
Pelatihan tersebut juga menghadirkan Kepala Bidang Pemerintahan, Yesri Muridang sebagai salah satu pemateri. Yesri memberikan berbagai materi terkait dengan peningkatan kapasitas BPD, termasuk strategi-strategi untuk mengoptimalkan peran BPD dalam pengambilan keputusan dan pelaksanaan program-program desa. Ia menekankan bahwa BPD harus mampu menjadi mitra yang kritis dan konstruktif bagi pemerintah desa.

Selain itu, Yesriel juga menyampaikan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap kegiatan yang dilakukan oleh BPD. Menurutnya, BPD memiliki peran yang sangat vital dalam memastikan setiap program desa berjalan sesuai dengan rencana dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Pelatihan ini, katanya, adalah langkah awal untuk membekali anggota BPD dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan.
Kapitalaung Kampung Pindang E. C. Frans dalam sambutannya mengharapkan kepada semua peserta agar mengikuti semua materi dengan serius dan penuh perhatian.

“Saya berharap semua peserta dapat memanfaatkan pelatihan ini dengan baik karena ini merupakan kesempatan emas untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi dalam menjalankan tugas di BPD,” ujar Frans.
Acara pelatihan ini mendapatkan respons positif dari para peserta yang terdiri dari anggota BPD kampung Pindang. Mereka menyatakan bahwa pelatihan semacam ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan mereka dalam mengelola desa. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan BPD dapat lebih berkontribusi dalam pembangunan desa yang berkelanjutan dan merata. (*Anto)






