
CAHAYASIANG.ID, MANADO — Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 H, Bank SulutGo (BSG) memastikan kesiapan layanan perbankan guna memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat selama periode Ramadhan dan Lebaran.
Sebagai langkah antisipatif terhadap meningkatnya aktivitas transaksi, Bank SulutGo menyiapkan dana tunai sebesar Rp1 triliun. Dana tersebut akan dialokasikan untuk pengisian mesin ATM serta kebutuhan transaksi di kantor cabang sebelum masa libur dimulai.
Sehubungan dengan kebijakan pemerintah terkait Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Idul Fitri 1447 H, Bank SulutGo juga melakukan penyesuaian jadwal operasional layanan perbankan.
Seluruh kantor cabang BSG akan menghentikan layanan operasional untuk sementara selama periode libur Lebaran. Selain itu, layanan Weekend Banking juga tidak akan beroperasi selama masa tersebut. Layanan perbankan akan kembali berjalan normal pada Rabu, 25 Maret 2026.
Direktur Utama Bank SulutGo, Revino M Pepah, menyampaikan bahwa langkah penyediaan dana tunai ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kenyamanan nasabah.
“Kami berkomitmen agar nasabah tetap dapat merayakan hari raya dengan nyaman. Meskipun kantor cabang tutup sementara, kami telah memastikan ketersediaan dana di seluruh jaringan ATM tetap optimal,” ujarnya.
Selain layanan ATM, Bank SulutGo juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan digital guna melakukan transaksi secara non-tunai. Melalui platform seperti BSG Touch (mobile banking), QRIS, dan BSG Direct, nasabah dapat melakukan berbagai transaksi mulai dari transfer antarbank, pembelian pulsa dan paket data, pembayaran tagihan listrik, air, hingga pajak, serta top-up dompet digital.
Di sisi lain, pihak bank juga mengingatkan nasabah untuk tetap waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan pihak perbankan, terutama di tengah meningkatnya aktivitas transaksi selama periode Ramadhan dan Lebaran.
Dengan kesiapan ini, Bank SulutGo menegaskan komitmennya dalam memberikan layanan optimal serta menjaga kelancaran transaksi masyarakat di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo selama momentum Hari Raya Idul Fitri.(*Red)






