
CAHAYASIANG.ID, NASIONAL – Lahir di Remboken, Minahasa, Sulawesi Utara pada 8 Oktober 1970, Donald Kasenda
Mematri cita-citanya sejak muda untuk mengabdi pada bangsa melalui jalur dirgantara.
Langkah resminya di dunia militer dimulai setelah ia berhasil menuntaskan pendidikan di Akademi Angkatan Udara pada tahun 1991.
Awal karier penerbangannya ditempuh dari titik dasar setelah menyelesaikan Sekolah Penerbang tahun 1994 hingga ia dipercaya memimpin Skadron Udara 2 sebagai komandan.
Ketangguhan serta keberanian Donald Kasenda diuji secara nyata saat ia diterjunkan langsung dalam berbagai medan laga dan operasi militer, seperti Operasi Seroja, penumpasan pemberontakan di Aceh, hingga Operasi Nemangkawi dan Damai Cartenz di Papua.
Titik balik karier kepemimpinannya kian meluas ke kancah internasional saat ia dipercaya mengemban tugas diplomatik militer sebagai Atase Pertahanan Republik Indonesia di Belanda dari tahun 2012 hingga 2015.
Sekembalinya ke tanah air, keandalan taktis dan intelijen membawa Donald Kasenda dipercaya menduduki deretan posisi vital, mulai dari Kadispamsanau, Danlanal Manuhua, hingga Waasintel Panglima TNI.
Pengabdian pada tingkat komando udara semakin cemerlang saat ia dipercaya memegang amanat sebagai Panglima Komando Operasi Udara III dan dilanjutkan menjadi Kepala Staf Komando Operasi Udara Nasional.
Puncak sejarah pengabdiannya diukir pada 31 Juli 2025 saat Donald Kasenda dilantik menjadi Gubernur Akademi Angkatan Udara untuk mendidik para elang muda penjaga angkasa Nusantara.
Sumber: Wikipedia – “Donald Kasenda”
(*Anton)


