CAHAYASIANG.ID, Manado — Dalam rangka mengisi bulan suci Ramadan 1447 Hijriah dengan kegiatan yang bernilai spiritual dan sosial, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Utara (Kanwil Ditjenim Sulut) menggelar kegiatan Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim yang dilaksanakan di Aula Kanwil Ditjen Imigrasi Sulawesi Utara.
Kegiatan yang mengusung tema “Tebar Kebaikan dengan Mempererat Tali Silaturahmi untuk Meraih Berkah Ramadan” ini, dihadiri oleh para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Imigrasi, pejabat struktural, serta seluruh jajaran pegawai di lingkungan Kanwil Ditjen Imigrasi Sulawesi Utara.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan, menciptakan suasana religius sebagai pengantar seluruh rangkaian kegiatan. Momentum ini menjadi pengingat akan pentingnya menghadirkan nilai keimanan, ketulusan, dan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Utara, Ramdhani, dalam sambutannya menegaskan bahwa bulan Ramadan merupakan momentum strategis untuk memperkuat silaturahmi, meningkatkan kebersamaan, serta menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan kerja.
“Bulan Ramadan mengajarkan kita tentang keikhlasan, kepedulian, dan kebersamaan. Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh jajaran Imigrasi Sulawesi Utara tidak hanya memperkuat hubungan silaturahmi, tetapi juga semakin peka terhadap sesama dan menjadikan nilai-nilai Ramadan sebagai landasan dalam memberikan pelayanan publik yang humanis, profesional, dan berintegritas,” ujar Ramdhani.
Sebagai wujud nyata kepedulian sosial, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim dari Panti asuhan Al Ikhwan Kombos. Momen tersebut berlangsung penuh kehangatan dan rasa syukur, sekaligus mencerminkan komitmen jajaran Imigrasi Sulawesi Utara untuk terus menebar kebaikan dan berbagi kebahagiaan, khususnya kepada mereka yang membutuhkan di bulan yang penuh berkah ini.
Rangkaian kegiatan kemudian diisi dengan tausiyah oleh Ustad Iswan Dama, yang menyampaikan pesan-pesan keagamaan tentang keikhlasan, pentingnya mempererat persaudaraan, serta menjadikan Ramadan sebagai sarana introspeksi diri dan peningkatan kualitas iman. Tausiyah ditutup dengan doa menjelang waktu berbuka puasa, memohon keberkahan, keselamatan, dan kelancaran dalam menjalankan tugas pengabdian.
Kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana kebersamaan dan kekeluargaan, serta ditutup dengan pelaksanaan sholat Magrib berjamaah.
Melalui kegiatan ini, Kanwil Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Utara berharap dapat terus memperkuat nilai-nilai spiritual dan kepedulian sosial, sekaligus mempererat sinergi dan kebersamaan antarpegawai dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian yang berorientasi pada pelayanan publik yang prima. (*/ak)





