Pada Piala Thomas 2020 di 2021 lalu, mentalitas Fajar/Rian sudah teruji tangguh. Fajar/Rian bisa menyumbang poin kemenangan ketika berlaga di semifinal dan final.
Sedangkan Fikri/Bagas tentu bakal diberikan kesempatan bermain lebih dulu di babak penyisihan. Penampilan mereka nanti akan jadi penentu peluang untuk diturunkan di fase menentukan selepas babak penyisihan grup.
Kevin juga bisa dipasangkan dengan salah satu dari Bagas atau Fikri. Hal ini mungkin terjadi bila pelatih ingin memajukan Fajar/Rian sebagai ganda pertama dan ingin Kevin membimbing salah satu dari Fikri atau Bagas agar lebih solid saat tampil sebagai ganda kedua.
Tunggal Harus Bugar
Merujuk pada pembagian grup, Indonesia sebagai unggulan pertama dan juara bertahan ada di grup berat. Indonesia tergabung dengan Korea Selatan, Thailand, dan Singapura.
Dalam daftar skuad yang ada, PP PBSI memutuskan mengirimkan lima pemain di sektor tunggal yaitu Anthony Ginting, Jonatan Christie, Shesar Hiren Rhustavito, Syabda Perkasa Belawa, dan Tegar Sulistio.
Merujuk pada fase grup yang sudah terbilang berat dan menegangkan, menarik untuk melihat keputusan PP PBSI untuk menurunkan Syabda dan Tegar di lapangan.
Jika dibandingkan skuad ganda yang kehilangan Marcus, materi tunggal Indonesia juga saat ini tak sepenuhnya dalam kondisi menggembirakan.
Anthony Ginting yang jadi tunggal pertama sedang dalam fase penurunan. Ginting belum bisa menunjukkan level terbaik di beberapa turnamen terakhir dan tersisih di babak awal.
Hal serupa juga dialami oleh Vito. Vito masih belum bisa tampil konsisten dalam turnamen yang ia mainkan.
Penampilan lebih baik dicatat oleh Jonatan Christie. Jonatan bisa juara di Swiss dan jadi runner up di Korea Open dalam dua turnamen terakhir yang diikuti.
Terlepas apapun kondisinya, Ginting, Jonatan, dan Vito harus dalam kondisi siap tempur di Piala Thomas 2022, terutama saat memasuki fase knock-out. Trio ini yang akan jadi tulang punggung utama bila mengacu pada pengalaman bertanding serta kesiapan mental berlaga di beregu dan sulit untuk digantikan Syabda maupun Tegar yang berstatus sebagai debutan. (cnnindonesia)





