CAHAYASIANG.ID, MINUT – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Pemkab Minut) dibawah kepemimpinan Bupati Joune JE Ganda dan Wakil Bupati Kevin W Lotulung (JGKWL), berhasil membuat catatan impresif jelang akhir tahun.

Pemkab Minut pada akhir tahun 2023 ini akan masuk dana miliaran rupiah ke kas daerah. Hal ini disampaikan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Minut, Christian A. Katuuk, SH.
Menurutnya, kucuran dana segar yang cukup fantastis ini bersumber dari PBB-PP PT Angkasa Pura sehubungan dengan pengelolaan Bandara.
“Kalau sebelum-sebelumnya penetapan PBB-PP untuk PT Angkasa Pura hanya sekitar sebelas hingga dua belas juta per tahun, tapi di bawah kepemimpinan JGKWL naik drastis hingga menyentuh angka satu miliar,” kata Katuuk, ketika ditemui di ruang kerjanya, Senin (4/12/2023) pagi.
Ditambahkannya, ini merupakan sebuah catatan bersejarah bagi Kabupaten Minahasa Utara yang dibuat oleh pemerintahan JGKWL. Pasalnya, sudah beberapa kali terjadi pergantian kepala daerah di Kabupaten Minut, baru JGKWL yang berhasil lakukan ini.
“Sudah 20 tahun Kabupaten Minut berdiri, baru di masa pemerintahan saat ini kita terima begini,” ungkapnya.
Disinggung soal kapan dana tersebut akan dicairkan, ia menyebutkan sedang berproses di mana pihaknya telah mengeluarkan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT).
Hanya saja, kata dia lagi, pihak PT Angkasa Pura mengajukan permohonan diskon ke Pemkab Minut, sehingga masih butuh waktu tambahan untuk membahas hal ini.
“Berdasarkan aturan yang ada, diskon yang bisa diberikan minimal 20 persen dari total yang harus dibayarkan. Sedangkan maksimalnya ialah 100 persen, namun mustahil itu terjadi karena ini bukan bicara soal pemutihan,” sebutnya
Akan hal ini, ia berharap proses yang sedang berlangsung akan terlaksana sebagaimana diharapkan.

“Pastinya, akhir tahun ini dananya sudah masuk ke kas daerah,” ujarnya.
Di satu sisi, ia juga turut mengapresiasi dukungan Sekretaris Daerah, Novly G Wowiling, yang menurutnya terus memberi dukungan serta motivasi kepada tim Bapenda dalam mengoptimalkan setiap potensi PAD.
“Selain Pak Bupati dan Wakil Bupati, tak kalah penting juga ialah peran Pak Sekda yang rutin melakukan evaluasi sehingga tim di lapangan terus memperlihatkan proggress positif dari waktu ke waktu,” kuncinya.
Sekadar diketahui, dana ini diperoleh setelah adanya penyesuaian luas lahan milik Kabupaten Minut kurang lebih 40 Ha di mana Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) mengikuti yang sudah ditetapkan Pemerintah Kota Manado. (RW)






