
CAHAYASIANG.ID, SULUT – Intensitas curah hujan yang tinggi di wilayah Sulut berdampak beberapa titik mengalami banjir, pohon tumbang dan tanah longsor.
BMKG pun telah mengeluarkan peringatan dini cuaca. Masa berlaku sejak pukul 13.42 hingga 16-40 WITA. Warga Sulut sebaiknya menunda aktivitas perjalanan ke sejumlah wilayah. Karena cuaca buruk dan dampaknya sedang terjadi di banyak titik di Sulut.
Pasalnya, hampir semua wilayah di Sulawesi Utara masuk kategori wilayah peringatan dini cuaca buruk berdasarkan pengamatan BMKG.
informasi terakhir pada Jumat 21 Maret 2025, sekitar pukul 14.60 WITA, ketinggian air di DAS Tondano sudah mencapai 2 meter, artinya daerah bantaran sungai tersebut saat ini sudah mengalami banjir.
Terpantau jalan menuju dan sebaliknya ke arah Amurang tepatnya di Paser panjang Tanawangko, tidak bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda empat.
Untuk itu, Gubernur Sulawesi Utara Mayjend TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE perintahkan Badan Penanggulangan Bencana Segera Turun Lapangan.
“BPBD Sulut dan Tim Penanggulangan Bencana segera Berkoordinasi dan Tim yang ada di Kabupaten/Kota untuk segera turun lada daerah lokasi Banjir dan rawan tanah longsor.” Ujar Gubernur.
“Intensitas hujan saat ini sangat tinggi untuk itu diharapkan agar masyarakat jauhi rawan longsor dan kawasan yang rentan terjadi banjir” tambah Gubernur. (*Red)





