
CAHAYASIANG.ID, Sulut – Ketua GMNI Manado dibawah kepemimpinan Imanuel Cahyadi dan Sujahri Somar, Rahmat Indra Putra Mbuinga melihat terobosan Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus (YSK), dengan Wakil Gubernur Johannes Victor Mailangkay (Victory) telah menunjukan komitmen kuat dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya sesuai PP Nomor 33 tahun 2018, termasuk peran vital sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Pusat untuk mengkoordinasikan pembinaan, monitoring, evaluasi dan memfasilitasi kabupaten/kota di wilayahnya.
Menurut amatan GMNI Cabang Manado yang diakui eksistensinya oleh Pemerintahan Presiden Prabowo bersama Wapres Gibran ini, Sejak dilantik 20 Februari 2025, YSK telah bekerja dengan dedikasi guna mewujudkan Visi “Sulawesi Utara Yang Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan”.
Lebih lanjut, Organisasi berjargon Pejuang Pemikir-Pemikir Pejuang tersebut menekankan, Terbukti melalui kolaborasi dengan Pemerintah Pusat, seperti kunjungan Komisi II dan XII DPR RI, serta Dirjen Kemendagri terkait pembahasan BUMD dan BULD, kemudian pembahasan tambang emas di Ratatotok, kabupaten Minahasa Tenggara bersama Kementerian ESDM dan Lingkungan Hidup.
Sebagai informasi, 16 April 2025, Gubernur YSK melobi Komisi V DPR RI agar mempercepat NUFRep sungai tondano guna meminimalisir banjir di Manado. Dukungan nyata ini, menambah minat investor terbukti mulai berdatangan termasuk eksplorasi KEK Bitung oleh Konsulat AustraliaTodd Dias 15 Mei 2025, menegaskan kemampuan YSK menarik perhatian nasional hingga internasional dalam pembangunan daerah.
“Kinerja nyata YSK terlihat dalam berbagai inisiatif strategis yang langsung menyentuh masyarakat. Pada 31 Maret 2025, YSK meresmikan rute penerbangan internasional oleh Maskapai TransNusa, memperkuat status Bandara Sam Ratulangi, sebagai gerbang pariwisata dan mendorong ekonomi regional, diikuti ekspor perdana teripang putih 273 kg ke Amerika Serikat April 2025, dan 3 konteiner tuna kaleng ke Amerika Serikat dan Belanda 11 Juni 2025, yang menciptakan lapangan kerja untuk masyarakat Sulawesi Utara,” kata Rahmat Indra Putra Mbuinga, Rabu (11/6).
Sementara itu, Ia menambahkan, Sektor Pendidikan YSK mengalokasikan 30 Milyar Rupiah untuk Universitas Islam di Bolmong, agar mendukung akses pendidikan dan pemberdayaan sumber daya manusia, dialog dengan 89 rektor dan dosen 8 Mei 2025 di Manado. Mengumpulkan masukan untuk RPJMD, menunjukan pendekatan inklusif dari pemerintah untuk pendidikan di Sulawesi Utara.
Melompat ke sektor ketahanan pangan, Dirinya memandang, YSK secara aktif mendistribusikan 112,5 ton benih jagung untuk 7.500 hektare di Bolmong 13 Maret 2025, traktor dan bibit di Kotamobagu 13 Maret 2025, maupun peralatan pertanian di Kakas, kabupaten Minahasa 11 Mei 2025. Panen Raya Jagung 118,8 ton dari 46 hektare 5 Juni 2025 di Manado yang didukung Presiden Prabowo sebagai bukti Swasembada Pangan di Sulawesi Utara.
“Upaya YSK juga mencakup infrastruktur dan olahraga untuk kesejahteraan holistik. 7 Juni 2025, Ia meninjau kompleks olahraga di kompleks KONI Manado, didukung Alokasi 11 Milyar Rupiah untuk Kotamobagu, 58 Milyar Rupiah untuk Manado, serta rencana Liga Sepakbola swasta yang dirinya dukung dengan syarat pembinaan bersama. Kegiatan bersama seperti panen padi di Touliang Kecamatan Kakas, 23 April 2025, dan bantuan alat potong padi serta perbaikan jalan di Minahasa menunjukan respon terhadap aspirasi petani atau kaum marhaenis,” jelas Rahmat Putra Indra Mbuinga.
Tak luput, Sambungnya, Kolaborasi Internasional seperti FSAI dari Australia dan usulan WPR ke Pusat, notabene YSK telah bekerja nyata melampaui kritik, membawa Sulawesi Utara masa depan lebih maju dan inklusif didukung data konkret.
“Oleh karena itu kami menyatakan sudah ada kerja nyata dalam kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus, dan Wakil Gubernur Johannes Victor Mailangkay yang bertolak belakang dengan kritik tak berdasar pihak tak sah 7 Juni 2025,” ucap Ketua GMNI Manado Sah ini.
Secara saksama, Dirinya menyampaikan, GMNI melihat 111 hari sejak pelantikan resmi 20 Februari 2025, Gubernur dan Wakil Gubernur telah mebentuk fondasi kuat untuk pembangunan Sulawesi Utara melalui inisiatif nyata di bidang Pendidikan, Pertanian, Infrastruktur dan Ekonomi.
“Untuk itu, mari dukung dan kawal kepemimpinan ini bersama-sama untuk Sulawesi Utara yang lebih maju, dengan mengedepankan kolaborasi dengan Pemerintah, Masyarakat, dan Organisasi Mahasiswa sah seperti GMNI. Data kinerja YSK, seperti alokasi dana, bantuan langsung kepada Petani dan Nelayan, kerjasama dengan Pusat dan Investor, menunjukan bahwa kritik tersebut tidak mencerminkan realitas di Lapangan,” jabar Rahmat Indra Putra Mbuinga.
“Sebagai bagian dari komitmen kami, GMNI Manado yang sah akan terus mendampingi dan memberikan masukan konstruktif agar pembangunan di Sulawesi Utara dapat berjalan optimal, membuktikan kerjasama ini adalah langkah terbaik menuju masa depan cerah bagi Provinsi Sulawesi Utara,” tutupnya. (*/Deon)






