CAHAYASIANG.ID, Jakarta – Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menanggapi pernyataan Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo yang meminta bansos dihentikan karena dinilai menguntungkan pasangan Prabowo-Gibran.

“Program untuk memberikan bantuan beras kepada masyarakat miskin itu jauh sebelum Mas Gibran menjadi Calon Wakil Presiden. Presiden (Jokowi) melihat beras ini dalam kondisi tinggi, Stabil Tinggi,” kata Moeldoko, di Bina Graha Kantor Staf Presiden, Rabu (3/1/2023).
Selanjutnya, Panglima TNI Periode 2013-2015 ini menjelaskan, Untuk itu perlu ada bantuan kepada masyarakat miskin.
“Karena Presiden memandang ini adalah bentuk yang mempengaruhi inflasi, sehingga pemberian ini sangat-sangat positif, karena akhirnya masyarakat mengurangi pengeluaran dengan adanya bantuan pemerintah,” ujar Moeldoko.
Kembali menegaskan, Purnawirawan Jenderal adal Kediri Jawa Timur itu menekankan, Tidak ada tendensi apapun.
“Ini memang program jaminan sosial yang sudah lama digagas oleh Pemerintah,” ucap Moeldoko.
Saat ditanyakan, Apakah Pemerintah akan menghentikan pemberian Bansos secara langsung sebagaimana permintaan TPN Ganjar-Mahfud, Dirinya menjawab.
“Nda akan menghentikan, karena ada lagi pada Januari, Februari, Maret. Adalagi rencana gelombang lagi berikutnya,” tegas Moeldoko. ***






