
CAHAYASIANG.ID, Minahasa Selatan — Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Esterlita Runtuwene, SE (FER), menekankan pentingnya pengawasan terhadap obat, makanan, dan kosmetik yang beredar di masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan reses dan sosialisasi yang digelar di Aula Kantor Kelurahan Rumoong Bawah, Kabupaten Minahasa Selatan, Senin (10/8/2026).
Dalam kegiatan yang turut melibatkan sejumlah wartawan tersebut, FER menegaskan bahwa pengawasan terhadap produk yang dikonsumsi masyarakat merupakan tanggung jawab bersama, sehingga peran media sangat penting dalam memberikan edukasi kepada publik.
“Pengawasan ini adalah tanggung jawab kita bersama. Maka peran teman-teman pers dalam mengedukasi masyarakat sangat dibutuhkan,” ujarnya.
Menurutnya, masih ditemukan berbagai produk obat, makanan, maupun kosmetik yang tidak memenuhi standar dan berpotensi merugikan masyarakat. “Saat ini masih banyak beredar obat, makanan, maupun kosmetik yang tidak memenuhi standar. Melalui sosialisasi ini, kami ingin memberikan edukasi agar masyarakat tidak terjebak dan menjadi korban,” katanya.
FER juga mengajak masyarakat untuk tidak bersikap pasif apabila menemukan produk yang mencurigakan atau diduga tidak memenuhi ketentuan. Ia menilai pengawasan akan lebih efektif apabila masyarakat memiliki pengetahuan serta keberanian untuk melaporkan temuan yang berpotensi membahayakan konsumen.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Manado, Hermanto, mengingatkan masyarakat agar selalu memeriksa produk sebelum membeli dan mengonsumsinya.
“Masyarakat perlu memeriksa Kemasan, Label, Izin Edar, dan Tanggal Kedaluwarsa atau yang dikenal dengan prinsip KLIK sebelum membeli dan menggunakan produk,” jelas Hermanto.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan semakin cerdas dan teliti dalam memilih produk obat, makanan, dan kosmetik yang aman serta telah memenuhi ketentuan yang berlaku. (R_01)



