CAHAYASIANG.ID, Jakarta – Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan bahwa tema ASEAN 2023, yaitu “ASEAN Matters: Epicentrum of Growth” bukan hanya slogan tetapi memang benar bisa direalisasikan.

Panglima TNI Periode 2013-2015 tersebut menjelaskan, ASEAN memiliki modal besar sebagai pusat pertumbuhan dunia.
Alumnus Akmil 1981 inipun menambahkan, Populasi yang sangat besar dan kepercayaan dunia terhadap Asia Tenggara terus bertumbuh baik.
“Keduanya ini menjadi modal sosial yang harus dikelola menuju pusat pertumbuhan. Dengan potensi populasi yang besar ASEAN tidak boleh hanya menjadi pasar, tapi harus menjadi pemain utama sebagai produsen,”
ujar Moeldoko, menurut keterangan tertulisnya, Kamis (7/9/23).
- 4 POIN DALAM DEKLARASI ASEAN
- Menjadikan ASEAN sebagai hubungan produksi global kendaraan listrik.
- Membangun ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi.
- Mendukung upaya transisi energi.
- Menjadikan ASEAN sebagai epicentrum of growth dunia.
“Visi-visi ini, diwujudkan melalui beberapa program kerja sama seperti membangun production hub dan roadmap pengembangan kendaraan listrik di kawasan,” ungkap Moeldoko.
INDONESIA DAN ASEAN TERUS MENDORONG KERJA SAMA DENGAN RRC, JEPANG SERTA KOREA SELATAN
KSAD terpendek dalam Sejarah Indonesia itupun menguraikan, Posisi Indonesia sangat strategis, karena memiliki cadangan biji nikel terbesar di dunia.
Sehingga, Ketua Umum HKTI ini menuturkan, Pemerintah terus mendorong secara konkret program hilirasisi nikel, agar bisa dimanfaatkan sebagai komponen sel baterai kendaraan listrik yang akan mendatangkan banyak manfaat bagi negara.
“Untuk itu Indonesia dan ASEAN, terus mendorong dan memperkuat kerja sama dengan RRC, Jepang, dan Korea Selatan dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik,” tutup Moeldoko. (RS*)






