
CAHAYASIANG.ID, MINSEL – Srikandi Partai Nasional Demokrat Daerah Pemilihan (DAPIL) 4 Novita Maramis angkat bicara terkait isu kinerja Anggota DPRD Minsel yang dinilai tidak maksimal.
Melalui via telepon seluler dinomor 0811-4331-××× Srikandi Partai Nasdem Novita Maramis menyayangkan isu tersebut.
Padahal, menurut Novita Maramis, hasil pertemuan beberapa waktu lalu antara LSM, ORMAS dan Media bersama Pimpinan dan Anggota DPR sama sekali tidak terlihat ada sekat sedikitpun.
Menanggapi hal tersebut dengan nada keibuan namun tegas Novita Maramis mengajak kepada semua pihak termasuk LSM, Ormas dan Media untuk turun langsung kedaerah pemilihan masing-masing Anggota DPRD.
Mungkin akan lebih baik agar tidak saling menduga, saya justru ingin mengajak teman-teman LSM, Ormas maupun Media sekali-kali turun didapil saya. Jelas Novita Maramis.
“Pertemuan kemarin antara LSM, Ormas, Media yang dipimpin Ketua DPRD Bapak Steven Lumowa situasinya sangat jelas sekali terlihat begitu mencair”. Ujar Novita Maramis.
Bahkan sampai diakhir diskusi baik Pimpinan dan Anggota DPR bersama LSM, Ormas dan Media semuanya bersepakat untuk saling menjaga dan mengawasi tupoksi DPR. Karena LSM, Ormas dan Media adalah alat fungsi kontrol yang efektif. Tambahnya.
Namun secara pribadi, Saya tentunya sangat mengapresiasi dan berterima kasih terhadap masukan maupun kritikan yang secara terbuka sudah disampaikan kepada kami. Dan ini tentunya bagi saya pribadi akan menjadi bahan evaluasi kedepan. Tutup Novita Maramis.
Menyikapi pertemuan antara pimpinan dan anggota DPRD bersama sejumlah Ormas, LSM dan Media, Ketua DPRD Minsel Stevanus DN Lumowa, SE dalam pernyataan singkatnya mengataka bahwa audiens yang digelar hari ini, kamis, 04/08 sudah melayangkan undangan kepada setiap anggota DPR. Namun ada beberapa yang berhalangan hadir alasan sakit.
“Surat undangan terkait kegiatan audiens hari ini sudah saya sampaikan kepada semua anggota DPR. Intinya meminta agar mereka dapat hadir dikegiatan ini. Namun ketidak hadiran mereka saat ini biarlah masyarakat yang menilai nanti”. Ketus Lumowa.
Anggota DPR itu kan wakil rakyat yang diberi mandat oleh rakyat untuk menyampaikan aspirasi mereka. Akan tetapi dalam prakteknya kalau mereka tidak bisa menyuarakan aspirasi masyarakat apa layak disebut wakil rakyat. Sindir Lumowa.
Baik Lumowa maupun Maramis saat disinggung terkait soal isu kurang maksimalnya kinerja Anggota DPRD minsel, keduanya menyerahkan penilaian tersebut kepada masyarakat.
Fungsi kontrol masyarakat yang telah diamanatkan oleh konstitusi dalam mengawasi kinerja Anggota DPR tidak lepas sebagai Hak Pemegang Kedaulatan. Namun secara hakiki, tentunya penilaian yang diberikan harus benar-benar objektif sesuai fakta dan data. (R_01)





