CAHAYASIANG.ID, SULUT – Viralnya postingan di media sosial terkait Pelayanan di RSUD ODSK Provinsi Sulawesi Utara membuat Direktur dr. Lidya Evalien Tulus, M.Kes, bersama Humas RSUD ODSK angkat bicara.

Kepada Media Nyiur Post, Kamis (9/5/2024), dr. Lidya Evalien Tulus, M.Kes menegaskan bahwa terkait berita pelayanan yang kurang memuaskan di RSUD ODSK di media sosial itu tidak benar.
“Terkait Berita Viral yg di RS ODSK di media sosial itu tidak benar adanya, Pasien disini dilayani dengan baik oleh pihak RS di IGD, hanya saja, kami melihat dari tingkatan kegawatan pasien saat itu. Artinya kami tidak menelantarkan pasien di IGD RS ODSK.” Ujarnya.
Lanjutnya, perlu diketahui bahwa, di ruangan IGD sini sudah ada Garis yang kami taruh di lantai.
“Pernah nda ngoni melihat garis berwarna di lantai IGD rumah sakit? Pernahkah terpikirkan apa kegunaan dari warna-warna tersebut ? Garis-garis tersebut dinamakan triase yang didefinisikan sebagai suatu cara untuk menseleksi atau memilah korban berdasarkan tingkat kegawatan,” Kata Dirut RSUD ODSK dr.Lidya Tulus.
Lebih lanjut Lidya menjelaskan, bahwa pada malam itu pasien lain sudah diseleksi atau periksa dan ditangani berdasarkan tingkat kegawatan setiap pasien artinya pasien yang gawat yang ditangani lebih dulu baru pasien yang lain kami.
“Itulah fungsi Garis berwarna yang saya jelaskan di awal tadi. Bahwa pada malam itu pasien yang sudah kami periksa, kami tempatkan di Garis merah tersebut agar Dokter atau perawat bisa mengetahui dan mengontrol Pasien mana yang kami harus dahulukan untuk di tangani.” Terang dr.Lidya
Bahwa kemudian ada seorang oknum tiba-tiba merekam dan marah-marah kepada perawat seperti yang ada di video yang Viral di media sosial, itu menurut Direktur sangat-sangat disayangkan sikap dari oknum tersebut. Menurutnya, postingan itu sangat tendensius dan terkesan menjelekan pelayanan di RS ODSK.
“Tidak ada pasien yang kami telantarkan, torang tetap layani semua pasien dengan baik. hanya saja mungkin yang merekam video itu kurang sabar dan mau nya dilayani dengan cepat padahal ibu itu tidak tahu bahwa banyak pasien yg lebih dulu datang dari dia dan ada beberapa pasien yg lebih gawat dari dia sehingga kami harus tangani lebih dulu pasien yg sudah gawat,” Ujar Direktur RSUD ODSK Prov Sulut dr. Lidya Evalien Tulus, M.Kes.
Menurutnya Pihak Rumah Sakit sudah berusaha semaksimal mungkin membantu pasien yang datang kesini. Berita viral atau video viral yang berdurasi beberapa detik itu hanya sepotong saja dan tidak lengkap.
“Oknum tersebut merekam hanya pada saat dia marah-marah saja, dia tidak merekam bagaimana kami disini 24 Jam bekerja dengan rasa penuh tanggung jawab dan dengan penuh ketelitian untuk mengobati setiap pasien dan menyelamatkan para pasien yang sudah gawat.” Tukasnya.
Ia pun percaya masyarakat Sulawesi Utara bijak dalam menilai setiap postingan-postingan yang ada di sosmed termasuk video viral tersebut.
Karena menurut dr Lidya, viralnya video tersebut ada...






