CAHAYASIANG.ID, MANADO – Ratusan massa ikut serta dalam aksi damai yang digelar pada Rabu, 01/04/2026 di depan Kantor Gubernur Sulawesi Utara dan Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Utara.
Terpantau media cahayasiang.id, massa bergerak dari Patung Wolter Monginsidi kemudian menuju ke Kantor Gubernur Sulut.
Massa diterima langsung oleh Wakil Gubernur Victor Mailangkay. Ada beberapa pokok masalah yang disampaikan, mulai dari pertambangan, sertifikat, masalah air dan berbagai masalah lainnya.
Salah satu yang terlibat dalam aksi ini yang paling banyak membawa massa adalah dari Ormas Adat dan Budaya Waraney Tanah Toar Lumimuut (TTL) dibawah kepemimpinan Tonaas Wangko Audy Jimmy Malonda.
Sekitar 500 orang dari Waraney TTL terlibat dalam aksi ini. Audy Malonda mengapresiasi kehadiran para Waraney sejati.
“Terima kasih atas kehadiran semua keluarga besar Waraney Tanah Toar Lumimuut. Baik yang datang dari Manado, Minahasa, Minahasa Utara dan Bitung. Terima kasih juga kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan juga Anggota DPRD Sulut yang sudah menerima kami untuk mendengarkan aspirasi masyarakat” ujar Malonda didampingi Panglima Besar Maikel Walean dan Sekjen Frangky Longdong.
Ditambahkan oleh Sekjen Frangky Longdong bahwa massa yang mereka bawa dari Ormas Waraney TTL hanya beberapa saja.
“Kami hanya membawa sekitar hampir 500 orang. Kami tidak libatkan semua pasukan Waraney TTL. Mengingat tidak lama lagi kita akan merayakan Paskah. Tetapi kalau apa yang menjadi tuntutan kami tidak diakomodir maka kami akan membawa massa yang lebih banyak lagi” kata Longdong.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sulut Victor Mailangkay mengapresiasi kehadiran para aksi massa dalam kegiatan ini. Ia mengatakan akan memfasilitasi setiap aspirasi yang ada.
“Mewakili Bapak Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus,SE. Kami mengapresiasi kehadiran berbagai elemen masyarakat dalam aksi damai ini. Apa yang menjadi aspirasi akan kami fasilitasi. Nantinya kami akan melihat, setiap aspirasi yang dibawa, itu ada yang menjadi kewenangan Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota. Sudah dibentuk tim 5 untuk masalah ini.” ucap Wagub.
Aksi damai ini berlangsung aman dan kondusif. Dimana usai dari Kantor Gubernur Sulut, massa bergerak ke Kantor DPRD Sulut kemudian langsung pulang dengan tertib dan aman. (*RS)





