CAHAYASIANG.ID, Jakarta – Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pidie, dalam rangka meluncurkan program rekomendasi penyelesaian non-yudisial pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang berat di Provinsi Aceh.
“Ada 12 peristiwa, ini adalah langkah awal dimulai dari Aceh, dari Pidie, karena disini memang ada 3 Peristiwa,” ujar Presiden Jokowi, berdasarkan siaran dari Sekertariat Presiden, Selasa (27/6/23).

Sementara itu, terkait Langkah yudisial Jokowi Menjelaskan, Apabila bukti-buktinya kuat, Komnas HAM menyampaikan ke Kejaksaan Agung, kemudian ada juga persetujuan dari DPR, nanti bisa berjalan.
“Kita ingin yang Non-Yudisial dulu, kita selesaikan. Non-Yudisial dulu yang bisa bergerak dan kita bantu selesaikan,” ucap Jokowi.
Setelah acara tersebut, Presiden Jokowi terlihat ditemani oleh sejumlah jajaran kabinet kerjanya, seperti Menko Pohulkam Mahfud MD, Mensesneg Pratikno, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Mendagri Tito Karnavian, Menkumham Yasona Laoly, Menteri Kesehatan Budi Gunawan Sadikin, Panglima TNI Laksamana Yudho Margono. (Dego)






