CAHAYASIANG.ID, SULUT – Komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dibawah kepemimpinan Gubernur Prof DR (HC) Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat bukan isapan jempol belaka.

Salah satunya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Optimalisasi Daerah Sehatkan Keluarga (ODSK) yang saat ini terus mengalami perkembangan yang pesat.
Bahkan sejak tahun 2023 sampai 2024, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara memasifkan peningkatan pelayanan RSUD ODSK dengan melengkapi alat kesehatan dan SDM.
Kini, dibawah pimpinan Direktur RSUD ODSK dr Lydia Tulus M.Kes, Pelayanan publik di RSUD ODSK berhasil mendapatkan predikat Sangat Baik.
Prestasi pelayanan itu didapat setelah Unit Pelayanan Pubik (UPP) RSUD ODSK melakukan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) pada 2023 lalu. Hasil survei, RSUD ODSK poin 90.11 atau mencapai Kategori A yakni Sangat Baik.
“Survei yang dilancarkan UPP tersebut berlangsung pada periode 2023. Tim survei memberi lembaran quesioner kepada 18,562 penerima layanan rumah sakit dan terdapat 464 orang yang menyerahkan quesioner. Dari survey itu menghasilkan nilai Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) terhadap penyelenggaraan Pelayanan Publik sebesar 90,11.” Ujar Direktur RSUD ODSK dr Lydia Tulus M.Kes, Jumat (24/05/2024).
dr Lydia Tulus yang dilantik Gubernur pada bulan Juli 2023 yang lalu ini menambahkan, berdasarkan nilai tersebut disimpulkan bahwa secara keseluruhan mutu pelayanan RSUD ODSK Provinsi Sulawesi Utara mendapatkan kategori A yaitu persepsi kinerja unit pelayanan Sangat Baik.
Diketahui, lanjut Direktur, Jumlah responden berdasarkan jenis kelamin yakni Laki – Laki 163 orang (35%) dan Perempuan 301 (65%) Total 464 (100%).
“Ini merupakan parameter ilmiah untuk menakar kualitas pelayanan RSUD ODSK. UPP memang membuat survei secara berkala yang tujuannya untuk membantu pemerintah meningkatkan kualitas pelayanan rumah sakit.” Terangnya.
Menurut Direktur RSUD ODSK yang dikenal sangat ramah ini, bahwa hasil survei ini akan dipakai sebagai acuan pengambilan kebijakan ke depan. Dimana Survei tidak dimaksudkan untuk mengumbar prestasi rumah sakit semata, tapi dipakai untuk mendesain program dan kebijakan lebih lanjut berbasis pelayanan.

“Kita berharap hasil survei ini membantu mindset ASN untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. SKM ini dibuat untuk mengetahui dan mempelajari sejauh mana tingkat kinerja unit pelayanan publik serta sebagai bahan untuk memberikan rekomendasi kepada unit pelayanan publik di lingkungan RSUD ODSK atas pelayanan yang dilakukan.” Bebernya.
Selain itu, menurut Direktur Lydia, SKM juga dilakukan untuk mengetahui perbandingan antara harapan dan kebutuhan dengan pelayanan yang diberikan, dapat dilakukan melalui kuesioner atau tanya jawab langsung dengan responden terhadap tingkat kinerja pelayanan publik yang diberikan oleh unit penyelenggara pelayanan publik.
“Melalui data dan informasi tentang tingkat kepuasan masyarakat...





