• Advertorial
  • Editorial
  • Opini
  • Wartawan Ba Carita
Sunday, 17 May 2026
  • Login
  • Home
  • Nasional
    • Nusantara
    • Hankam
    • Hukum
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Sulut
    • Manado
    • Minahasa Utara & Bitung
    • Minahasa & Tomohon
    • Minsel – Mitra – Bolmong Raya
    • Kepulauan
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
    • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Musik
    • Film
    • Pariwisata Budaya
No Result
View All Result
Cahaya Siang
Advertisement
  • Home
  • Nasional
    • Nusantara
    • Hankam
    • Hukum
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Sulut
    • Manado
    • Minahasa Utara & Bitung
    • Minahasa & Tomohon
    • Minsel – Mitra – Bolmong Raya
    • Kepulauan
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
    • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Musik
    • Film
    • Pariwisata Budaya
No Result
View All Result
cahayasiang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Internasional
  • Sulut
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
  • Olahraga
  • Hiburan

Beranda » Diantara Nara Sumber Para Doktor Level Nasional, Joune Ganda Lugas Paparkan Program Strategis Tangani Stunting Di Minut Pada Seminar Harganas ke-31

Diantara Nara Sumber Para Doktor Level Nasional, Joune Ganda Lugas Paparkan Program Strategis Tangani Stunting Di Minut Pada Seminar Harganas ke-31

27/06/2024
in Kesehatan, Minahasa Utara, Minahasa Utara & Bitung
0
Share on FacebookShare on Twitter

CAHAYASIANG.ID, MINUT – Forum Peringatan Hari Keluarga Nasional(Harganas) kagum akan paparan Bupati Joune Ganda SE MM MAP M.Si terkait program strategis penanganan stunting di Kabupaten Minahasa Utara. Paparan ini disampaikan Bupati Joune Ganda dalam acara Seminar Peringatan Harganas, ke-31, Kamis, (27/06/2024) di Hotel Tenterem Kota Semarang Provinsi Jawa Tengah.

“Keluarga Berkualitas Menuju Indonesia Emas” adalah Tema, Harganas ke-31. Dalam pernyataan resmi, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan, keluarga adalah fondasi bangsa, keluarga yang sehat, produktif, akan lahir generasi penerus bangsa yang mumpuni. Oleh karena itu, perlu adanya persiapan, perencanaan sejak dini. Persiapan ini perlu dilakukan sejak masa akil balik. Para remaja putri perlu mendapatkan screaning anemia, tablet tambah darah dan pemeriksaan kesehatan sebelum hamil. Dan bagi pasangan pra nikah perlu mendapatkan edukasi sebelum menikah. Setiap pasangan usia subur harus mendapatkan asupan gizi yang sehat sehingga menghindari kehamilan beresiko termasuk kekurangan energi kronis anemia yang dapat mengakibatkan stunting.

“Mari kita jadikan Harganas ini sebagai momentum untuk meningkatkan komitmen bersama mewujudkan keluarga Indonesia bebas stunting. Dengan keluarga berkualitas, kita dapat memastikan anak-anak Indonesia tumbuh dan berkembang optimal menjadi generasi yang sehat produktif menuju Indonesia Emas,” ucap Menteri Sadikin.

Terkait hal di atas Bupati Minut Joune Ganda diundang khusus oleh Kementrian Kesehatan sekaligus diberi kesempatan memaparkan keberhasilan program strategis penanganan stunting di kabupaten yang dipimpinnya.

Dipaparkannya dalam kegiatan tersebut, bahwa penanganan stunting di Minut melibatkan semua stakeholder, mulai dari pemerintahan tingkat desa dan Kelurahan, Kecamatan UPTD Puskesmas, dinas terkait, Forkopimda, bahkan pihak swasta yang berinvestasi di Minut melalui program CSR(Community Sosial Responsibilty)

“Ada sejumlah treatment(tindakan dan perlakuan) yang merupakan langkah strategis dalam upaya optimal menurunkan angka stunting di Minut Diawali dengan ketersediaan Perbup nomor 23 tahun 2023 tentang perubahan atas Perbup nomor 36 tahun 2020 tentang peran desa dalam pencegahan dan penurunan stunting terintegrasi, menetapkan target penurunan prevalensi stunting dari 20.5% tahun 2021 hingga 9% pada 2024, hingga program strategis yang dieksekusi di lapangan,” terang Bupati JG.

Adapun beberapa Program Kegiatan Bangga Kencana dalam rangka penurunan angka stunting di Minut yang telah dilaksanakan dan dipaparkan dalam kegiatan HARGANAS ini, menurut JG adalah;

  • Pembentukan Kampung Berkualitas 131 desa/kelurahan.
  • Keluarga Balita 46 kelompok
  • Bina Keluarga Lansia 20 kelompok
  • Bina Keluarga Remaja 33 kelompok
  • Pusat Informasi Konseling Remaja 33 kelompok
    Semua program ini didukung oleh sarana dan prasarana serta SDM yang ada di Minut.
    Selain itu, dukungan dari OPD yang dioptimalkan, Forkopimda dan swasta lewat CSR-nya antara lain PT MSM, PT Tirta Investama Aqua, dan PT Angkasa Pura I dimaksimalkan. Serta mendorong penganggaran dana desa di 125 desa dengan pengalokasian anggaran pencegahan dan penanganan stunting. Program penanganan stunting di desa meliputi Inovasi dapur cetus(cegah tuntas) JGKWL berupa pemberian makanan pokok sekali dan sampingan sekali dalam sehari selama 45 hari. Bunda Pendamping TPK(Tim Pendamping Keluarga). Dan Gerakan Bapak dan Bunda Asuh bagi seluruh Forkopimda, OPD, Camat, Lurah/Kepala Desa dan pihak swasta desa/kelurahan menjadi hal utama yang dilakukan di setiap desa/kelurahan.

Semua materi ini dipaparkan Bupati Joune Ganda saat mendapat penghargaan sebagai narasumber dalam seminar dalam rangka Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 tahun 2024 yang jatuh pada (29/06/2024).

Diketahui seminar nasional peningkatan kualitas pemetaan dan sinkronisasi kebijakan melalui blue print pembangunan kependudukan Indonesia dalam momentum Harganas ke-31 tahun 2024 dibuka langsung oleh Kepala BKKBN RI yang diwakili oleh Deputy Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN RI Dr Bonivasius Prasetya Ichtiarto.
Pada seminar yang di moderatori oleh Direktur Perencanaan Penduduk BKKBN RI selaku ketua verifikator Dr. Munawar Asikin, S.Si., M.Si.
menghadirkan para narasumber yang terdiri dari, Direktur Kependudukan & Jaminan Sosial Dr.Muhammad Cholifihani, SE, MA ;, Asisten Deputi Revolusi Mental Kemenko PMK RI Redemtus Alfredo Sani Fenat, Direktur Pelayanan Dasar Otorita IKN, Dr. Suwito., SKM., M.Kes.

Bupati Minahasa Utara Joune Ganda dalam kesempatan tersebut menyampaikan materi ;

“Keberhasilan Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara”.

Menurut Joune Ganda, keberhasilan pencegahan dan mitigasi Stunting karena tiga hal penting yakni, melakukan verifikasi data yang aktual, melibatkan semua OPD hingga ke tingkat desa serta dukungan pendanaan diantaranya lewat pemanfaatan dana desa serta pihak swasta melalui dana CSR serta pelibatan partisipasi unsur Forkompinda.

” Keberhasilan menekan angka stunting dikarenakan kerja keroyokan semua stakeholder yang dilakukan secara gotong royong dari hulu ke hilir. Kami tidak menjadi pemadam kebaran tapi berupaya mencegah jangan terjadi kebakaran, artinya mendata warga rentan stunting agar mata rantai stunting dapat putus” beber Bupati Joune Ganda.

Lanjut dikatakannya, mengatasi stunting tidak dilakukan secara konvensional, tetapi dilakukan secara kreatif dan inovatif serta penggunaan dana lain sesuai dengan regulasi.
panjang dibenarkan oleh regulasi. Dalam upaya dan strategi mengatasi Stunting di Minut, sejak tiga tahun terakhir ini Pemkab Minut tertinggi dalam serapan Dana Alokasi Khusus Biaya Operasional KB Stunting (DAK- BOKB).
Atas capaian ini kata Bupati, Dia sudah dua kali diminta menjadi narasumber tentang DAK BOKD Stunting tingkat Provinsi Sulawesi Utara.

Dalam kesempatan tersebut, Deputy Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN RI Dr Bonivasius Prasetya Ichtiarto mengaku telah mengamati perkembangan penanganan stunting di Minut. Menurut Bonivasius, meski dalam waktu yang relatif singkat, Bupati Minut Joune Ganda dalam materinya benar jelas dan rinci serta akurat terkait dengan strategi, upaya dan program strategis dalam mencegah, menekan angka stunting serta memitigasi para warga rentan stunting.

“Sejak awal kami telah menilai dan mengevaluasi data dan capaian Pemkab Minut terkait soal stunting secara global, Pak Bupati sangat menguasai persoalan karena beliau tidak saja memberikan perintah tapi juga sebagai eksekutor.” tandas Dr Bonivasius Prasetya Ichtiarto sembari menuturkan soal mengatasi Stunting Pemkab Minut terbaik untuk level nasional.

Usai pemaparan materi, Bupati Minut Joune Ganda diserbu dengan pertanyaan oleh para petinggi BKKBN RI dan undangan seminar terkait dengan keberhasilan, dan komitmen Pemkab Minut sehingga mendapat penghargaan sebagai satu-satunnya dari ratusan kepala daerah se-Indonesia yang diundang oleh BKKBN RI sebagai narasumber.

Dalam kegiatan ini, Bupati Joune Ganda turut didampingi oleh Wakil Bupati Kevin William Lotulung,SH.MH, Ketua TP PKK dan Ketua Pengendalian Stunting Minut Ny Rizya Ganda Davega, Kadis Sosial Arnolus Wolayan dan Kadis PPKB Jane Symons MKes bersama staf, Staf Khusus Bupati Bidang pengembangan Komunikasi dan Informasi Publik Nando Adam. (*Rubby Worek)

Post Views: 4,211
Bagikan ini :
Previous Post

Evaluasi Pelaporan Capaian Aksi HAM Daerah Digelar Kanwil Kumham Sulut

Next Post

Diduga!! Jadi Otak Dalang Perusakan Dan Pembongkaran Kantor Desa, Dua Oknum Anggota LSM Terancam Di Bui

Next Post

Diduga!! Jadi Otak Dalang Perusakan Dan Pembongkaran Kantor Desa, Dua Oknum Anggota LSM Terancam Di Bui

ADVERTISEMENT

Alamat Kantor :

Jl. Politeknik, Kelurahan Kairagi II,
Kecamatan Mapanget, Kota Manado,
Sulawesi Utara

No. Telp :
(0431) 7246837 (Kantor)
0882022399555 (Mobile)

  • About Us
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Cahaya Siang - Developed by WP Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Nusantara
    • Hankam
    • Hukum
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Internasional
    • Luar Negeri
  • Sulut
    • Manado
    • Minahasa Utara & Bitung
    • Minahasa & Tomohon
    • Minsel – Mitra – Bolmong Raya
    • Kepulauan
  • Kriminal
  • Ekonomi & Bisnis
  • Iptek
    • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Musik
    • Film
    • Pariwisata Budaya

© 2021 Cahaya Siang - Developed by WP Development.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In