(CAHAYASIANG.ID) MINUT – Menghadapi musim hujan dan fenomena cuaca ekstrim, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara menghimbau warga Minut untuk berlaku waspada. Karena ditengah badai hujan deras dan gelombang tinggi dilaut sewaktu waktu dapat menimbulkan bencana.
Bupati Minut, Joune Ganda SE MAP dan Wakil Bupati Minut Kevin William Lotulung SH MH melalui Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Minut Dra Jofieta Supit mengatakan, “Memasuki musin hujan ini hendaknya warga meningkatkan kewaspadaaan. Sewaktu-waktu dapat saja terjadi bencana banjir, tanah longsor, pohon roboh maupun gelombang tinggi di laut,” tukas Supit saat ditemui Selasa, (12/10/2022) di kantor Bupati.
Lebih jauh dikatakannya, sebisanya daerah rawan longsor dan banjir dihindari, demikian juga nelayan sekiranya terdapat gelombang tinggi, jangan dulu melaut.
“Hal ini tentunya untuk menghindari potensi bencana yang sewaktu-waktu bisa saja terjadi,” tukas Supit.
Diketahui di Minut potensi bencana banjir dapat terjadi di beberapa kecamatan seperti Airmadidi, Kalawat, Kema, Likupang Timur. Sementara gelombang tinggi dapat terjadi di Likupang Barat, Wori, Likupang Timur dan Kema. Hal ini dapat mengancam keselamatan jiwa penduduk olehnya penduduk jangan lengah terhadap potensi kejadian seperti ini.(Rub)






