CAHAYASIANG.ID // Jakarta – Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyerukan pentingnya digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
“Presiden Jokowi menaruh perhatian pada pertumbuhan UMKM, khususnya tentang peningkatan usaha kelas mikro menjadi kelas kecil, kelas kecil menjadi kelas menengah. Caranya melalui digitalisasi,” ungkap Lulusan Terbaik Sesko AD 1995 itu.
Saat membuka pameran All Food Indonesia yang diikuti puluhan pelaku UMKM di Kabupaten Tangerang, Banten, melalui siaran pers Kantor Staf Presiden, Sabtu (18/3/2023), Moeldoko berpesan agar penggunaan teknologi tidak menggantikan tenaga kerja di sektor UMKM.
“Tapi jangan sampai alat (teknologi) yang efisien mengurangi tenaga kerja dan menjadi tidak bijaksana. Jadi harus diatur bagaimana caranya kemudahan dan risiko teknologi ini bisa diantisipasi,” pesan Peraih Bintang Adhi Makayasa dan Trisakti Wiratama 1981 tersebut.
Moeldoko mengatakan, peningkatan sektor kewirausahan lokal berbasis ekonomi kreatif selalu menjadi fokus program pemerintah.
“Sektor ekonomi lokal terus diharapkan berinovasi agar mampu berjalan berdampingan dengan tuntutan global,” kata penerima predikat Lulusan Terbaik Strategi Perang Semesta 2007 itu.
Lulusan Terbaik Sesko TNI 2000 ini menambahkan, Hingga saat ini, pemerintah telah berhasil melakukan digitalisasi terhadap 19 juta UMKM.
“Pemerintah pun terus melakukan berbagai upaya untuk mencapai target digitalisasi 30 juta UMKM di 2024,” tambah Moeldoko.
Selaku Kepala Staf Kepresidenan, Saya mengapresiasi acara pameran seperti ini, karena ujungnya adalah mewujudkan keinginan presiden untuk meningkatkan kelas UMKM.
“Saya juga berharap, acara ini menjadi satu semangat baru produsen,” harap Moeldoko. (Deon)





