
CAHAYASIANG.ID, Manado – Kemunculan buaya di Teluk Manado semenjak Selasa (4/11/2025) lalu, menghebohkan Kota Manado. Pemerintah Kota (Pemkot) Manado pun bersama sejumlah instansi terkait, terlebih khusus pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sulawesi Utara (BKSDA Sulut), telah terjun lapangan untuk mengatasi masalah ini.
Dari informasi yang diperoleh, pihak BKSDA Sulut bersama unsur Pemerintah Kota Manado, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, Polairut, Basarnas, dan Komunitas Drone, telah melakukan rapat koordinasi yang dipimpin Sekretaris Kota Manado, pada Rabu (5/11/2025).
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubag TU) BKSDA Sulut, Adang Hamdani, ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya masuk dalam tim bersama guna membantu penanganan buaya tersebut.
“Ketua tim adalah Kepala BPBD Manado. Kami hanya mendukung untuk penanganan (menangkap-red) buaya,” ujarnya.
Diungkap Adang, dukungan yang diberikan oleh BKSDA Sulut yakni personil dan peralatan rescue. “Ada 5 personil yang kami libatkan,” sebutnya.
Dari publikasi BKSDA Sulut, diketahui telah dilakukan tindakan mitigasi. Diantaranya, pembuatan kandang perangkap, pembentukan tim penanganan dan pendirian posko pemantauan di Kawasan Manado Bay.
Langkah bersama ini dilakukan untuk memastikan keselamatan masyarakat, sekaligus menjaga agar satwa liar ini dapat ditangani dengan aman dan sesuai kaidah konservasi.
Sementara Pemkot Manado telah mengeluarkan himbauan resmi bagi masyarakat untuk menghindari aktivitas seperti berenang, menyelam, atau memancing di tepi Teluk Manado. (ak)





