
CAHAYASIANG.ID, GORONTALO – PT BPD Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo) kembali menegaskan komitmennya dalam memperluas literasi dan inklusi keuangan sebagai Campaign Manager Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) di tingkat regional. Bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, PT Permodalan Nasional Madani (PNM), dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Bank SulutGo menggelar edukasi keuangan bagi ratusan pelaku usaha mikro di Kabupaten Bone Bolango, Kamis (11/6).
Mengusung tema “Satu Langkah Literasi, Sejuta Peluang Mandiri: Cerdas Mengelola Keuangan & Menggerakkan Ekonomi Lokal”, kegiatan yang dipusatkan di Grand Palace Convention Center (GCC), Kota Gorontalo, diikuti sekitar 250 nasabah PNM yang mayoritas merupakan pelaku UMKM perempuan dan industri rumah tangga.
Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong masyarakat agar semakin memahami pengelolaan keuangan yang sehat sekaligus memanfaatkan layanan keuangan formal untuk mengembangkan usaha.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie, Kepala OJK Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara Robert H.P. Sianipar, Pemimpin Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo Bambang Setya Permana, Pemimpin Cabang PNM Manado Zulfikar Arsyad, Direktur Operasional Bank SulutGo Louisa Parengkuan, Komisaris Independen Bank SulutGo Terpilih Rania Riris Ismail, Area Head Gorontalo BRI Dhinar Adi Nugroho, serta Pimpinan Cabang Pegadaian Utara Irmanto H. Aswin.
Sebelum seremoni pembukaan, peserta mengikuti Coaching Clinic yang terbagi dalam sejumlah kelas, mulai dari pelatihan kerajinan Karawo, kelas memasak, hingga konsultasi pengembangan usaha. Kehadiran para tamu undangan disambut dengan tarian tradisional Saronde yang dilanjutkan fashion show produk unggulan hasil karya UMKM binaan.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie menegaskan bahwa peningkatan literasi keuangan merupakan fondasi penting untuk memperkuat daya saing pelaku UMKM. Menurutnya, pemahaman yang baik terhadap pengelolaan keuangan akan membantu masyarakat memanfaatkan peluang ekonomi sekaligus terhindar dari berbagai bentuk kejahatan keuangan digital.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan plakat dan bantuan simbolis dari PNM, Bank SulutGo, dan BRI kepada perwakilan nasabah sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha mikro.
Pada sesi edukasi, peserta mendapatkan materi dari berbagai lembaga. OJK memaparkan strategi nasional GENCARKAN, Bank SulutGo memperkenalkan produk serta layanan digital perbankan, sementara Bank Indonesia memberikan edukasi mengenai digitalisasi sistem pembayaran. Materi turut dilengkapi dengan pembahasan mengenai perlindungan aset usaha dan investasi mikro oleh BRINS, BRILife, serta PT Pegadaian.
Direktur Operasional Bank SulutGo, Louisa Parengkuan, mengatakan keterlibatan aktif Bank SulutGo dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen bank daerah untuk menghadirkan layanan keuangan yang semakin inklusif bagi pelaku usaha kecil.
Menurutnya, pemanfaatan ekosistem digital Bank SulutGo diharapkan mampu membantu nasabah UMKM melakukan pencatatan transaksi secara lebih tertib, efisien, dan akuntabel sehingga dapat meningkatkan kapasitas usaha mereka di masa mendatang.
Kegiatan ditutup dengan pengundian doorprize bagi peserta sebelum resmi berakhir pada pukul 14.00 WITA. Melalui sinergi antara pemerintah, regulator, lembaga keuangan, dan dunia perbankan, Bank SulutGo optimistis peningkatan literasi dan inklusi keuangan akan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM di Kabupaten Bone Bolango.(*Red)



