Baik itu bagi kita untuk memilih pemimpin negara, perwakilan legislatif yang akan menjadi penyalur aspirasi masyarakat, hingga pemimpin dalam skala propinsi dan kabupaten.
Banyak figur yang kemudian muncul ke permukaan mengambil kesempatan memajukan diri sebagai kandidat pemimpin, tentunya dengan masing-masing kelebihan yang dimiliki.
Opini yang muncul di masa kini lebih banyak menyoroti persoalan di masa sekarang dan hampir-hampir melupakan sejarah masa lalu dan gambaran masa depan yang penuh dengan kesejahteraan dan kemakmuran.
Ini dapat dimaklumi mengingat periode masa kepemimpinan yang relatif pendek hingga 5 tahun, namun konsep ilmu pengalaman adalah wajib dimiliki oleh seorang pemimpin dalam kantong talenta kepemimpinannya.
Ini tentu dapat memberikan gambaran figur pemimpin yang tepat melalui kemampuannya menghubungkan masa lalu, masa sekarang dan masa depan.
Menyimak kasus kecelakaan pesawat Adam Air dengan korban 102 orang beserta kesimpulan penyebab yang dikeluarkan oleh tim investigasi, maka pelajaran bagi kita sekalian adalah tidak hanya terbatas pada tindakan preventif agar tidak terulang hal yang sama di kemudian hari pada industri penerbangan kita.
Namun lebih dari itu penting juga bagi kita untuk merefleksikan ini ke dalam situasi bagaimana memilih pemimpin yang tepat dan dapat membawa kepada tujuan cita-cita bangsa yang makmur, mandiri dan sejahtera.
Kajian statistic NTSB-US pada porsi terbesar faktor human error pada pengaruh tindakan pilot sebesar 53% sesungguhnya tidak perlu terjadi bilamana maskapai meningkatkan standard kompentensi dan seleksi pilot.
Jika diandaikan negara atau daerah kita masing-masing adalah sebuah pesawat maka pemimpin-pemimpin atau anggota parlementer yang akan kita pilih adalah pilot yang akan membawa ke tujuan akhir bangsa.
Tidak ada jaminan perjalanan selalu akan mulus tanpa adanya gangguan pada sistim mekanis ataupun kondisi alam dan cuaca buruk, namun pilot yang dapat berpikir strategis dan taktis tentunya akan membuat pesawat dan seluruh penumpang keluar dari persoalan dan selamat hingga di tujuan akhir.
Berhubungan dengan ilustrasi tersebut diatas, tentunya kita semua juga masih mengingat kecelakaan yang juga terjadi di bulan Januari tahun 2002 pada pesawat GA 421 dengan pemikiran strategis pilot untuk sejenak merubah arah menghindari awan badai dan juga secara taktis memilih mendarat darurat di sungai bengawan solo saat kegagalan mekanis terjadi.
Persoalan dan masalah selalu ada dan dibutuhkan kreatifitas...






