
CAHAYASIANG.ID, Jakarta – Kardinal adalah pejabat tinggi Gereja Katolik yang ditunjuk langsung oleh Paus untuk membantu mengelola Gereja, membentuk Dewan Kardinal, dan berfungsi sebagai penasihat utama.
Secara hierarki, kardinal berada setingkat di bawah Paus, dan mereka memiliki tugas untuk mengawasi departemen dalam Kuria (pemerintahan Vatikan) atau memimpin keuskupan di seluruh dunia.
Lebih lanjut, Sebagai informasi, Mereka juga memiliki peran krusial dalam pemilihan paus baru melalui proses disebut konklaf.
Berikut tiga Kardinal Paling Berpengaruh menurut ceomagz.com:
- Kardinal Pietro Perolin (Italia)
Sejak memangku jabatan sebagai Menteri Luar Negeri pada tahun 2013, Ia telah menjadi lebih dari sekedar penasehat terdekat Paus.
Dirinya adalah Perdana Menteri De Acto Gereja, mengelola tidak hanya hubungan negara Vatikan yang rumit tetapi juga urusan gerejawi membentuk gereja global.
Pengaruh Kardinal Pietro Perolin bukanlah sekedar sandiwara, Pengaruhnya bersifat institusional, strategis dan sangat efektif.
Dirinya merupakan jembatan negosiasi antara Vatikan dengan Republik Rakyat China disaat para kritikus melontarkan kritik terhadap kebebasan beragama.
Secara internal, Dia telah memainkan peran menyeimbangkan ortodoksi teologis Vatikan dengan inisiatif Pastoral Mendiang Paus Fransiskus.
Meskipun Kardinal Pietro Perolin bukan reformis yang menarik perhatian, Ia telah berperan penting dalam mesin kelembagaan gereja yang bergejolak.
Salah satu sosok sentral Vatikan tersebut, dihormati kaum Konservatif dan Progesif karena dia tidak memperjuangkan ideologi melainkan stabilitas Gereja itu sendiri.
Ketika Kardinal Luis Antonio Tagle angkat suara tidak...





