
CAHAYASIANG.ID, Sangihe – Penjabat Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Albert Huppy Wounde didampingi Unsur Forkopimda menghadiri Pembukaan Rapat Pleno Terbuka terkait Rekapitulasi dan Penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) untuk Pilkada 2024, oleh Ketua KPU Sangihe. Pleno ini dilaksanakan di Tahuna Beach Hotel (TBH), pada Sabtu (10/08/24).
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, Bawaslu, panitia pemilihan kecamatan (PPK), serta para pengamat pemilu. Tujuan utama dari rapat ini adalah untuk memastikan bahwa data pemilih sementara yang akan digunakan dalam Pilkada 2024 sudah valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dalam rapat tersebut, berbagai isu terkait validasi data pemilih sempat menjadi perhatian. Beberapa permasalahan yang dibahas meliputi potensi adanya pemilih ganda, pemilih yang sudah tidak memenuhi syarat, serta pemilih yang baru saja berusia 17 tahun. Semua pihak yang hadir diharapkan dapat memberikan masukan dan koreksi terhadap DPS yang disusun agar hasil akhirnya akurat dan tidak menimbulkan sengketa di kemudian hari.
Selama proses rekapitulasi, panitia pemilihan daerah bekerja keras untuk menyinkronkan data dari berbagai sumber. Proses ini melibatkan verifikasi data dari tingkat kelurahan hingga tingkat kecamatan untuk memastikan bahwa tidak ada pemilih yang terlewat atau terdata dua kali. Penyempurnaan data ini penting untuk menghindari kesalahan saat pelaksanaan pemilu nanti.

Penetapan DPS ini merupakan langkah penting menuju pelaksanaan Pilkada yang jujur dan adil. Dengan DPS yang akurat, diharapkan proses pemungutan suara nantinya dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya potensi kecurangan. Penetapan ini juga akan menjadi dasar untuk penyusunan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang akan digunakan pada hari pemilihan.
Akhirnya, Rapat Pleno Terbuka ini menegaskan komitmen semua pihak dalam mendukung pelaksanaan Pilkada 2024 yang demokratis. Masyarakat diimbau untuk turut serta mengawasi dan memastikan hak pilihnya terdaftar dengan baik. Partisipasi aktif dari semua elemen masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan pemilu yang bersih dan menghasilkan pemimpin yang benar-benar mewakili aspirasi rakyat. (*Anto Harindah)






