
CAHAYASIANG.ID, Sangihe – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe mengadakan Festival Seni Budaya Daerah. Acara ini resmi dibuka pada Senin, (10/08/24), bertempat di Pelabuhan Tua (Peltu) Sawang Bendar Tahuna. Oleh Penjabat Bupati Sangihe Albert Huppy Wounde.
Dalam sambutannya Wounde menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia dan pihak terkait yang telah bekerja keras untuk menyukseskan acara ini. Ia mengatakan bahwa festival ini merupakan wujud kebanggaan masyarakat Sangihe terhadap kekayaan seni dan budaya daerah yang merupakan bagian dari keanekaragaman bangsa Indonesia.

“Kita yang berdiri di tanah perbatasan NKRI harus terus menyalakan semangat nasionalisme dan patriotisme. Semangat ini akan terus memotivasi kita semua untuk mengisi kemerdekaan melalui pembangunan di segala bidang,” ungkap Wounde
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus bangga dengan budaya daerah serta berpartisipasi aktif dalam mempromosikan kekayaan budaya Sangihe ke dunia luar, guna meningkatkan sektor pariwisata dan ekonomi daerah.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Johanis Pilat, mengungkapkan bahwa Kabupaten Kepulauan Sangihe dianugerahi keanekaragaman seni dan budaya yang luar biasa.

“Ini adalah kekuatan yang harus dipelihara dan dikembangkan agar dapat mempersatukan segenap elemen masyarakat di tengah tantangan zaman,” kata Pilat yang juga sebagai Asisten I Setda Sangihe.
Festival Seni Budaya Daerah ini akan berlangsung hingga 26 Agustus 2024 dengan tema “Budaya adalah Identitas Kita”. Festival ini diharapkan dapat membina dan mengembangkan seni dan budaya daerah, sekaligus menjadi destinasi wisata yang menarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Adapun rangkaian kegiatan dalam festival ini meliputi berbagai lomba, antara lain:
– Lomba Masamper Laki-Laki: 16 grup peserta
– Lomba Masamper Perempuan: 17 grup peserta
– Lomba Hadrah Manggut: 20 grup peserta
– Lomba Ampat Wayer: 12 grup peserta
– Lomba Musik Bambu: 7 grup peserta.

Hadir dalam pembukaan festival ini Forkopimda, kepala OPD, kepala BUMD dan BUMN, serta ASN di Kabupaten Sangihe.
Dengan semangat kemerdekaan, festival ini diharapkan dapat semakin memperkuat identitas budaya Sangihe di tengah masyarakat serta mempromosikannya ke kancah internasional. (*Anto)



