
CAHAYASIANG.ID, TOMOHON- Adu strategi menjaring massa pendukung diantara 3 Pasangan Calon (Paslon) peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tomohon Provinsi Sulawesi Utara makin seru. Paling menyita perhatian adalah pergerakan masif Paslon jalur Perseorangan Wenny Lumentut, SE-Michael Mait, S.Kom (WL-MM).
Didukung oleh Koalisi Rakyat Bersatu dan Gabungan Partai non Parlemen, kehadiran Tim Pemenangan WL-MM di 44 Kelurahan selalu disambut meriah oleh mayoritas pemilih. Kepada massa yang mengeluhkan intimidasi kubu tertentu, Andy Sengkey, SE, ketua TP WL-MM, meminta mereka untuk menyikapinya dengan cerdas.
“Kalau ada intimidasi, sikapi dengan cerdas dan demokratis. Jangan kita melawannya dengan kekerasan,” kata Sengkey dalam sambutannya pada pengresmian Posko pemenangan WL-MM Wanua Kayawu pada Senin (04/11/2024). Ditempat sama, usai mengresmikan Posko, Calon Walikota Wenny Lumentut menyentil politik identitas yang diduga sudah gencar dilakukan oleh oknum-oknum tim Paslon lain. “Isu Agama kita buang jaoh jaoh. Semua kita tentunya saling menghormati agama atau denominasi gereja lain. Jadi kalau ada yang bicara tentang gereja, jangan kita layani. Jangan bawa-bawa nama gereja dalam politik, karena siapapun yang terpilih, itu sudah kehendak Tuhan,” tegas Lumentut yang akrab disapa Papa Ani.
Pesan cerdas disampaikan oleh Calon Wakil Walikota Michael Mait. “Saat ini kita semua wajib menjaga keamanan. Jangan kita bersaing-saingan dengan pendukung calon lain. Kalau ada kegiatan Paslon lain, tutup dulu Posko kita Beri mereka kesempatan, dan hormati kegiatan mereka,” pesan Mait. Ada hal menakjubkan yang disampaikan oleh TP-WL Kayawu. Bahwa di kelurahan yang dijuluki Kandang Banteng ini, WL-MM bisa meraih lebih dari 50 % suara. “Brapa persen target disini ?,” tanya Sengkey. “70-75 persen,” sahut ratusan pendukung yang memadati bangsal kegiatan. (Joppy WKR)



