
CAHAYASIANG.ID, Sangihe – Dugaan kasus penganiayaan kembali mencuat di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Seorang wartawan media online TikamPost, Mike Towira, diduga menjadi korban kekerasan saat mendatangi Kantor Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Tahuna, Kamis (25/9/2025).
Mike menuturkan, dirinya datang ke kantor PSDKP dengan maksud bersilaturahmi sekaligus menjajaki kerjasama publikasi kegiatan. Awalnya, Mike ditemui oleh staf PSDKP, Steven Takapaha, sebelum kemudian diantar menuju ruang Kepala Stasiun PSDKP di lantai dua.
Namun, menurut Mike, situasi berubah saat Kepala PSDKP melihat tato di tubuhnya. “Tiba-tiba langsung marah-marah dengan suara keras. Steven sempat masuk untuk melerai dan membawa saya turun,” ungkap Mike.
Mike mengaku sempat diingatkan agar berhati-hati karena Kepala PSDKP memiliki senjata api. Saat berusaha keluar dari kantor, Kepala PSDKP diduga memerintahkan pegawainya untuk menghadang. “Saya dihalangi, bahkan ada yang membekap dan mencekik leher. Saya juga mengalami luka di perut, siku, dan leher,” jelasnya.
Meski sempat mengalami perlawanan, Mike berhasil keluar hingga halaman kantor. Beberapa orang disebutnya kemudian melerai dan mengamankannya di luar pagar.
Sementara itu, Steven Takapaha saat dikonfirmasi menyatakan pihaknya siap memberikan keterangan. “Hanya saja saat ini saya masih ada pekerjaan mendesak yang harus diselesaikan,” ujarnya singkat.
Atas insiden tersebut, Mike bersama sejumlah rekan wartawan mendatangi Polres Kepulauan Sangihe untuk membuat laporan resmi. (*Anto)






